DOMIGADO – Dalam anime sekalipun ada beberapa hal yang sudah klise dan ditampilkan berulang-ulang dalam berbagai judul dan genre. Contohnya adalah sifat dan karakteristik yang diberikan pada karakter utama.

Apalagi jika kamu sudah lama jadi penggemar anime dan menonton banyak anime. Kamu pasti menyadari adanya sifat atau karakter tertentu yang diberikan pada karakter utama anime. Saking sering muncul, bisa dikatakan hal tersebut tidak hanya sekedar klise tapi sudah menjadi tradisi.

Biasanya si protagonis ini diberi satu atau beberapa kekurangan tertentu. Mungkin ini disengaja agar ada ruang untuk mengembangkan karakter tokoh. Walaupun itu bukan hal yang salah tapi kadang munculnya karakteristik tersebut membuat kita jengkel dan gregetan sendiri.

Berikut ini adalah 7 sifat protagonis dalam anime yang bikin jengkel, gemes dan gregetan.

7. Tidak Peka

Gekkan Shoujo Nozaki-kun

Sepertinya sifat tidak peka sudah menjadi takdir setiap karakter utama. Kita sering menemui karakter utama yang tidak peka dengan perhatian karakter lain yang ditunjukan padanya. Bahkan sudah seperti tradisi kalau karakter utama harus tidak peka dalam suatu hal tertentu.

Terutama pada anime yang bergenre harem yaitu anime yang memiliki satu hero dengan banyak heroine. Atau reverse harem yang merupakan kebalikan dari harem. Sifat tidak peka ini sering dimasukan sebagai salah satu sifat pemeran utama. Agar dapat membatasi interaksi pemeran utama dengan masing-masing hero atau heroine. Sehingga setiap karakte rmendapatkan porsi  perhatian yang sama.

Walaupun begitu, mau di anime atau dunia nyata sifat tidak peka ini selalu bikin jengkel setiap orang. Iya gak, sih?

6. Gamon atau Gagal Move On

Samurai X

Ya, ternyata tidak hanya kamu saja yang gagal move on di dunia ini. Banyak karakter bahkan karakter utama dalam anime yang merasakan gamon. Walaupun gagal move onnya para karakter anime ini agak beda dengan gagal move on yang kamu rasakan. Karakter seperti ini sering kamu temui di anime-anime shounen dan genre action. Seperti Samurai X dengan tokoh Kenshin atau karakter Spike dalam anime Cowboy Bebop.

Ketidakmampuan karakter untuk sepenuhnya meleoaskan diri dari dosa masa lalu ini kadang bikin penonton jengkel. Karena mereka membuat karakter utama memiliki sikap yang agak kontradiksi. Untuk memulai kehidupan baru, karakter-karakter ini melepaskan kepribadiannya yang lama. Entah jadi orang yang terlalu konyol atau jadi terlalu dingin dan tidak peduli.

Namun yang jelas satu hal yang sama, di saat-saat genting trauma masa lalu mereka selalu muncul dan mencegah mereka mengalahkan musuh. Apalagi karakter seperti ini cenderung tertutup tentang perasaannya. Sehingga tidak ada yang bisa dilakukan karakter lain untuk membunuhnya.

5. Bodoh dalam hal akademik

Doraemon

Sifat seperti ini sering muncul dalam seri-seri shounen sebut saja Naruto dalam seri Naruto, Kaizaki dalam anime Re Life sampai Nobita dalam seri anime legendaris Doraemon. Biasanya kekurangan ini diimbangi oleh kemampuan bertarung atau kemampuan fisik yang baik. Dalam kasus karakter Nobita yang juga buruk dalam olahraga misalnya. Hal ini diimbangi dengan kebaikan hati dan rasa setia kawannya.

Hal ini dilakukan mungkin untuk mencegah karakter utama terlihat terlalu sempurna. Sehingga harus diseimbangkan, apakah mereka karakter yang menonjol di fisik atau di otak. Namun sepertinya kita semua setuju jika karakter utama yang bodoh tidak semenarik karkater utama yang cerdas.

4. Tunduk pada Heroine

Kita pasti sering menemukan adegan klise semacam ini dalam berbagai anime. Di mana seorang karakter utama yang sangat kuat, hebat dan disegani oleh karakter-karakter lainnya. Namun jadi ciut dan melempen kalau sudah berhadapan dengan omelan heroine. Hal ini merupakan komedi yang umum dihadirkan untuk penonton.

Namun rasanya miris juga ya melihat karakter kita yang tadinya hebat dan berwibawa namun langsung ciut dan penurut dihadapan cewek. Apalagi jika heroinenya adalah tipe-tipe heroine antagonis yang hanya memanfaatkan heronya.

3. Keras Kepala

Karakter utama sering dihadirkan memiliki tekad sekuat baja. Ya, jika mereka tidak memiliki tekad seperti itu pastinya mereka tidak bisa bertahan dari rintangan dan tantangan yang menghadang mereka bukan?. Namun tekad sekuat baja ini bisa keterlaluan dan menjadi sifat keras kepala.

Bahkan sampai mereka tidak menghiraukan peringatan karakter lain. Mereka langsung terjun ke permasalahan yang biasanya juga berbahaya bagi diri sendiri. Contoh dari karkater ini adalah Deku dari anime Boku no Hero Academia.  Di mana dia sudah mengalami cidera yang sangat fatal dan menyakitkan di tubuhnya. Namun tempat memaksakan dirinya demi membela orang lain. Padahal ia sudah diperingakan oleh mentor dan teman-temannya.