Berpikir positif adalah salah satu kunci untuk bisa sembuh  dari virus corona atau Covid-19. Demikian penyataan dari  D salah satu pasien positif corona di Kota Batu, Jawa Timur yang telah dinyatakan sembuh.

“Kesembuhan itu tergantung dari cara berpikir kita. Maka dari itu, berpikirlah positif, dan tetap semangat,” kata perempuan berinisial D itu, dalam video yang dirilis oleh Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur, Rabu 15 April 2020 seperti dilansir Antara.

Sebelumnya, pada 17 Maret 2020, D yang bekerja di salah satu hotel di Kota Batu didatangi oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Kota Batu untuk melakukan pemeriksaan.  Tim medis dari Dinas Kesehatan Kota Batu memeriksa satu per satu karyawan pada salah satu hotel di Kota Batu tersebut.  Saat itu, D mengaku mengalami batuk ringan, satu minggu lalu. Tim medis melakukan rapid test, dan juga swab.

D dinyatakan positif terkena virus corona setelah  pada 27 Maret 2020, saat tim dari Dinas Kesehatan Kota Batu menelepon dan berkunjung ke tempat tinggalnya.

“Pada awalnya saya sangat terkejut dan panik. Karena selama ini tidak ada gejala serius, hanya batuk ringan,” katanya.

Dalam kondisi panik dan terkejut, D menghubungi kakaknya  dan menginformasikan bahwa dirinya positif terjangkit virus corona. Saat itu, sang kakak, juga terkejut, namun tetap memberikan semangat kepadanya. Kakak D mengatakan kalau semua penyakit ada obatnya dan dia pasti bisa sembuh.

“Kata-kata kakak saya itulah yang membuat saya semangat dan bisa berpikir positif,” kata D.

Selama masa perawatan, tim medis  Rumah Sakit Karsa Husada tempat D dirawat juga banyak membantu memberikan semangat. “Perawatannya dari tenaga medis sangat luar biasa,” ujarnya. “Mereka memenuhi semua kebutuhan kami. Para perawat juga memberi dukungan,” katanya.

Tidak ada perlakuan khusus kepada pasien pertama yang positif di Kota Batu tersebut. Pasalnya, D sebagai  pasien positif corona tersebut tidak ada gejala. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, drg Kartika Trisulandari menerangkan, tidak ada perlakuan khusus karena pasien tanpa gejala. Suplemen yang diberikan kepada pasien hanya berupa asupan vitamin.

 “Karena tanpa gejala, jadi isolasi mandiri seperti biasa tidak ada perawatan khusus. Hanya ada asupan vitamin C,” kata Kartika saat berada di Puskesmas Batu, Rabu (15/4/2020).

D mengatakan, selama masa isolasi, dia selalu menjaga semangat dan terus berpikir positif. Dengan berpikir positif dan tetap semangat itulah yang membuatnya mampu melawan Covid-19.

D juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah selama pandemi Covid-19, dan terus mentaati imbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Bagi yang terjangkit Covid-19, semoga lekas sembuh. Buatlah diri kalian selalu bahagia, jangan sampai imunitas turun, dan tetapi berpikir positif,” kata D dalam video yang diunggah. Di video tersebut, saat menceritakan pengalamannya selama isolasi, D dengan didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, drg Kartika Trisulandari.

D dinyatakan sembuh pada Sabtu 11 April 2020, setelah menjalani swab terakhir. Hasil uji laboratorium D menyebutkan bahwa telah sembuh atau negatif Covid-19.

Sementara itu di Kota Batu, tercatat ada dua pasien yang teridentifikasi positif Covid-19, dimana satunya adalah D. Selain itu, tercatat terdapat 252 orang berstatus Orang Dalam Risiko (ODR), 34 Orang Tanpa Gejala (OTG), 47 Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan sembilan orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).