MotoGP Qatar 2020 resmi batal digelar karena imbas dari pencegahan wabah virus corona. Dalam situs halaman resmi MotoGP , FIM, IRTA, dan Dorna menyesal harus mengumumkan pembatalan semua sesi MotoGP di  sirkuit Losail Qatar, termasuk sesi balapan.”

Batalnya MotoGp Qatar

Saat ini, pemerintah Qatar melakukan pemeriksaan kesehatan yang lebih ketat di Bandara Internasional Hamad, Doha. Keputusan tersebut tentunya sangat memengaruhi gelaran MotoGP Qatar. Pasalnya, banyak staf tim maupun pembalap MotoGP yang berasal dari Italia. Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, salah satu yang merasa dirugikan dengan batalnya balapan kelas premier MotoGP Qatar 2020.

Seperti yang diketahui, pemerintah Qatar memberikan batasan penerbangan masuk dari beberapa negara yang masuk dalam ‘red country’ yang terkontaminasi virus Corona. Italia dan Jepang juga turut masuk kedalam daftar ‘red country’, yang punya sumbangsih besar dari pebalap, kru, dan mekanik di kelas premier.

Sementara itu, untuk kelas Moto2 dan Moto3 tetap diadakan karena semua kru, mekanik dan para pebalapnya sudah ada di Qatar untuk menjalani tes pramusim.

Itulah mengapa race kelas primer harus dibatalkan, sementara Moto2 dan Moto3 akan tetap digelar.

“Aku sudah menunggu balapan pertama 2020 sejak balapan terakhir tahun lalu,” tulis Quartararo dalam akun Instagram-nya.

“Jadi sedih dan kecewa setelah kerja yang begitu bagus, tapi ya gitu,” tegas pebalap andalan Yamaha asal Prancis di musim ini.

“Jadi kita akan lihat balapan mana yang akan jadi balapan pertama kami,” lanjutnya.

“Kuharap hasil bagus didapat rekanku di Moto2 dan Moto3 jika mereka bisa balapan di hari Minggu,” jelasnya.

Selain itu, pebalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, turut memberikan tanggapannya terkait pembatalan balapan seri perdana MotoGP 2020. Ia mengatakan harus kembali menunggu untuk bisa memulai musim ini.

“GP Qatar dibatalkan oleh virus Corona dan pembatasan perjalanan. Anda harus menunggu untuk mulai beraksi!” tulis Marquez di akun media sosialnya, @marcmarquez93, Senin (2/3/2020).

MotoGp 2020 batal

Bagi Marquez, kabar ini sejatinya menjadi angin segar untuknya. Sebab, pembalap berjuluk The Baby Alien itu diketahui tak berada dalam kondisi yang fit 100 persen saat ini. Ia masih mengalami masalah di bahu kanannya usai menjalani operasi pada November 2019.

Selain Qatar, pemerintah Thailand secara resmi juga telah menunda balapan MotoGP Thailand 2020, race yang semula dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Buriram pada 20 – 22 Maret 2020 untuk sementara harus diundur sampai pada waktu yang belum bisa ditentukan karena wabah virus corona.

Keputusan pemerintah Thailand untuk menunda MotoGP Thailand 2020 diungkapkan menteri kesehatan sekaligus wakil perdana menteri Thailand Anutin Charnvirakul.

“Saya tidak bilang dibatalkan, saya mengatakan ditunda sampai waktu mengizinkan kami untuk melakukannya. Ini karena virus corona. Kami harus menundanya hari ini hingga waktu yang tidak bisa ditentukan,” ujar Anutin kepada AFP.

Virus Corona menyebabkan Motogp 2020 Batal

Keputusan pemerintah Thailand menunda balapan MotoGP Thailand datang tidak lama setelah Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) membatalkan MotoGP Qatar di Sirkuit Losail yang semula dijadwalkan berlangsung 6-8 Maret 2020.