menurunkan berat badan yang ideal

Berat badan turut secara drastis adalah dambaan semua perempuan. Namun, untuk menurunkannya sebaiknya dilakukan melalui cara-cara yang aman dan juga sehat. Penurunan berat badan idealnya adalah paling cepat hanya dianjurkan atau diperbolehkan sekitar satu kilogram per minggu.

Orang-orang yang mengalami obesitas umumnya akan melakukan diet agar berat badan turun drastis, terutama jika kondisi kesahatan telah mengalami gangguan. Untuk melakukan diet sebaiknya tetap dilakukan di bawah pengawasan dokter, jika tidak, dikhawatirkan justru akan berakibat buruk terhadap Kesehatan.

Agar berat badan turun ideal, kamu perlu membatasi asupan kalori dan meningkatkan pembakaran kalori dalam tubuh. Untuk menurunkan berat tubuh sebanyak setengah kilogram per minggu, kamu harus membakar 500 kalori per hari.

Ada cara-cara sehat yang dapat membantu berat tubuh kita turun drastis. Berikut adalah cara sehat agar berat badan turun ideal.

1. Berolahraga rutin

olah raga untuk menurunkan berat badan

Alih-alih melakukan olahraga berat dalam satu sesi latihan, kamu cukup melakukan olahraga ringan tiga kali dalam sehari. Jenis olahraga yang bisa dilakukan antara lain adalah berjalan cepat, angkat beban, push up, atau naik-turun tangga selama minimal 7 menit.

Meskipun durasinya cukup singkat, kamu tetap bisa membakar hingga 300-500 kalori jika dilakukan tiga kali sehari.

2. Memangkas gula dan karbohidrat

memangkas gula dan karbohidrat untuk menurunkan berat badan

Ketika kamu mengurangi asupan gula dan karbohidrat, kalori yang masuk ke dalam tubuh pun berkurang. Saat mengalami defisit kalori, tubuh akan membakar lemak yang merupakan cadangan kalori dalam tubuh. Jika lemak tubuh berkurang, berat badanpun juga akan ikut turun.

3. Memperbanyak protein dan sayuran

Asupan protein yang tinggi dapat membuat kamu merasa kenyang lebih lama dan mengurangi nafsu makan. Dengan begitu, asupan kalori juga akan berkurang. Contoh makanan tinggi protein adalah daging tanpa lemak, ikan, udang, telur, kacang, tahu, dan tempe.

Selain protein, lengkapi juga diet kamu dengan sayuran rendah kalori, seperti bayam, tomat, mentimun, kembang kol, selada, dan brokoli. Serat yang ada dalam sayuran akan membuat kamu cepat merasa kenyang.

4. Menghitung kalori yang masuk

Kunci dari berat badan turun dengan ideal dan sehat adalah membatasi kalori. Kebutuhan kalori seseorang berbeda-beda, tergantung dari usia, jenis kelamin, dan aktivitas sehari-hari.

Meskipun asupan kalori perlu dipangkas, bukan berarti kamu tidak makan sama sekali. Asupan kalori yang terlalu sedikit akan membuat tubuh lemas, dan dalam jangka panjang, akan menyebabkan berbagai gangguan di dalam tubuh.

Untuk mengetahui berapa banyak kalori yang perlu dikonsumsi agar berat turun turun drastis secara sehat, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter gizi.

5. Memenuhi kebutuhan cairan tubuh

Minumlah air putih minimal delapan gelas sehari. Mencukupi kebutuhan cairan tubuh bisa membantu menurunkan berat badan. Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang minum cukup air putih cenderung lebih mudah mengontrol nafsu makan dan menjaga tubuh.

Selain itu, hindari minuman berkalori tinggi, seperti soda dan minuman berperisa, karena mengandung banyak gula.

6. Mencukupi waktu tidur

Young Russian Female Sleeping

Kurang tidur dan kualitas tidur yang buruk dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas dan stres. Stres sendiri akan meningkatkan penimbunan lemak. Oleh karena itu, agar berat badan turun ideal dengan sehat, kamu perlu mencukupi waktu tidur. Waktu tidur yang ideal untuk orang dewasa adalah 7-9 jam setiap malam.

Ketika sedang berdiet, akan lebih baik jika kamu tidak menargetkan berat turun secara drastis. Berat tubuh yang turun secara cepat cenderung sulit untuk dipertahankan dan berisiko mengganggu kesehatan.

Diet yang baik tetap perlu memberikan asupan nutrisi bagi tubuh. Penurunan berat badan akan lebih efektif jika berat badan turun secara perlahan dan bertahap, sehingga upaya untuk mempertahankannya pun lebih mudah.

Sebelum menjalani diet untuk mendapatkan berat badan ideal, sebaiknya kamu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter gizi, apalagi jika kamu memiliki kondisi medis tertentu.