Selain menahan lapar dan haus, satu lagi tantangan bagi kamu yang sedang menjalani ibada puasa Rhamadan, menahan ngantuk. Ya, kantuk memang cukup mengganggu bagi kita yang masih harus melakukan aktifitas, apalagi bagi kamu yang masih harus bekerja. Jika biasanya kamu bisa usir rasa ngantuk dengan cemilan atau segelas kopi, saat puasa seperti ini kamu harus bisa mencari cara lain agar produktifitasmu tidak terhambat.

Belum lagi di masa pandemi corona seperti sekarang, sebisa mungkin kita tetap di dalam ruangan dan menerapkan social distancing agar penyebaran virus covid-19 tidak semakin masiv. Kebiasaan kamu untuk ngabuburit di luar, juga harus ditahan lebih dahulu. Tentu bagi kamu yang tidak biasa dengan berdiam diri di rumah akan mulai merasa bosan, danrasa ngantuk mudah menyerang.

Tidak perlu khawatir, berikut adalah tips hilangkan rasa ngantuk saat puasa agar produktifitas kamu tidak terganggu, yang berhasil Domigado.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Atur pola tidur dan jangan begadang

Cara pertama untuk tetap fresh di bulan Ramadan adalah tidur lebih awal dan jangan coba-coba begadang, kecuali jika terpaksa. Kalau sudah menyiapkan hal-hal yang sudah diperlukan untuk sahur, jangan tunda tidur. Jika ada yang masih harus dikerjakan, kerjakan secepatnya lalu tidur. Jangan coba-coba begadang.

Jika kamu terbiasa ngalong hingga tengah malam, di bulan Ramadan ini, cobalah tidur lebih awal di jam 9 atau 10 malam, selain itu juga dapat memperbaiki siklus tidur dan tubuh akan lebih sehat. Selain jam tidur lebih awal, buatlah kondisi tidur nyaman agar kualitas tidur tetap terjaga. Saat bangun, kamu akan merasa lebih segar dan rasa ngantuk pun takkan menyerang.

Hal ini bisa kamu lakukan dengan cara memakai masker mata sebelum tidur, menyalakan pendingin ruangan agar sejuk, dan mematikan lampu agar tidurmu tidak terganggu oleh cahaya lampu.

2. Mengobrol dengan teman membuatmu kebal dari kantuk

Saat mengobrol dengan sahabat, tanpa terasa, waktu akan berlalu begitu cepat. Kalau begitu, gunakan kesempatan itu untuk tetap terjaga. Lalu bagaimana cara kita agar tetap bisa komunikasi dengan sahabat di saat pandemi seperti ini tetap aman?

Tenang, masih ada internet. Kalau begitu, gunakan fitur voice call atau video call pada media sosial agar kamu tetap bisa terhubung. Masih ada WhatsApp, LINE, Messenger, Skype hingga Zoom. Pilih saja aplikasi yang buat kamu nyaman.

Tahukah kamu, berbincang ternyata dapat meningkatkan konsentrasi, apalagi jika topik pembicaraan mengasyikkan atau cukup berat, maka pikiranmu akan ikut terbawa untuk berpikir lebih serius, sehingga ngantuk pun tidak terasa. Namun tetap, sebisa mungkin hindari gosip.

3. Aktif gerakkan tubuh untuk usir kantuk

Sementara kamu melakukan segala aktivitasmu di rumah, cobalah untuk tetap aktif menggerakkan badanmu. Aktivitas seperti jogging atau stretching ringan pun dapat membuatmu lebih terjaga. Ingat, jika jogging, jangan jalan terlalu jauh atau hindari berdekatan dengan orang, agar tetap aman dari COVID-19.

Buktinya adalah sebuah penelitian pada 1987 berjudul “Energy, tiredness, and tension effects of a sugar snack versus moderate exercise” oleh Robert E. Thayer, profesor psikologi dari California State University.

Pada penelitian tersebut, Thayer mengatakan bahwa berjalan kaki selama 10 menit dapat menghasilkan energi cukup untuk 2 jam! Malah, Thayer mengatakan bahwa berjalan kaki lebih ampuh dibandingkan mencamil permen. Catat ini, agar kamu bisa membebaskan diri dari kebiasaan nyemil.

Kantuk biasa disebabkan karena sirkulasi oksigen ke otak terhambat. Dengan berjalan kaki selama 10 menit saja, tubuh mengedarkan oksigen lebih cepat ke seluruh tubuh dan otak. Itulah yang mengusir kantuk.

4. Jangan hanya terpaku pada layar komputer

Para pekerja, kalau kamu tidak ingin cepat mengantuk di bulan Ramadan, sekali-sekali cobalah untuk mengganti pemandangan! Jangan hanya terpaku pada layar komputer.

Seperti yang kamu sering dengar, memandang layar komputer terlalu lama dapat membuat matamu lelah. Jika lelah, mata akan lebih rentan tertutup. Ditambah rasa kantuk yang menyerang, kamu sudah pasti akan terlelap.

Jadi, cobalah untuk bangun dari kursimu dan lihat pemandangan di luar jendela. Nikmati langit yang cerah selama 20 detik untuk mengistirahatkan matamu dari radiasi layar komputer. Lakukan ini selama 20 menit sekali. Jika cara ini tidak berhasil, maka cobalah untuk mencari tempat yang lebih terang, atau keluar dari ruangan sejenak untuk menerima sinar matahari.

Percayakah kamu, pencahayaan dapat memengaruhi kantuk. Kalau kamu terlalu lama berada dalam ruangan dengan pencahayaan minim, tubuh akan menangkap minimnya cahaya sebagai tanda untuk beristirahat.

5. Tarik napas dalam-dalam untuk menyedot kantuk

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kantuk juga disebabkan karena sirkulasi oksigen ke otak terhambat. Oleh karena itu, selain bergerak, cobalah untuk menarik napas dalam-dalam untuk mengusir kantuk.

Berdiri dengan tegap dan taruh satu tangan pada bagian perut untuk merasakan udara yang mengisinya. Jika dirasa cukup, buang napas perlahan lewat mulut. Ulangi hingga kamu merasa segar!

Saat menarik napas dalam-dalam, kamu juga akan menerima oksigen dalam jumlah besar yang akan segera mengalir ke otak, sehingga kantuk gagal menyerang.

6. Cari hiburan di dunia maya

Teknologi dan internet sudah berkembang begitu pesat! Manfaatkan hal tersebut untuk menghibur dirimu agar tidak dininabobokan oleh rasa kantuk.

Sisihkan sekitar 5 menit untuk berselancar di internet untuk mengusir kebosanan. Cobalah kunjungi situs portal berita (seperti yang kamu lakukan saat ini), tonton video lucu di YouTube, streaming film atau seri drama kesukaanmu, atau cari resep-resep masakan untuk kamu coba saat berbuka puasa nanti.

Tetapi, ingat! Jangan sampai surfing di internet mengganggu produktivitasmu. Jika sudah tidak mengantuk, back to work!

7. Cara lama: Cuci muka

Oh ya, jika kamu ingin tidak mengantuk lagi, yuk, pakai cara lama: cuci muka. Saat kantuk menyerang, segera beranjak dari tempat dudukmu dan pergi ke toilet sebentar, lalu mulailah membasuh wajahmu dengan air yang mengalir. Kalau perlu, gunakan air dingin. Itu akan langsung membuatmu segar bugar.

8. Cobalah power nap

Kamu pernah mendengar istilah power nap? Itu adalah pola tidur siang singkat untuk mengisi tenagamu tanpa menghalangi produktivitas. Nah, ini adalah senjata terakhirmu untuk mengusir kantuk yang benar-benar sudah tidak tertahankan!

Jangan paksa tubuhmu untuk mengerjakan pekerjaan berat saat benar-benar mengantuk. Hal tersebut sangat tidak produktif. Kamu diberikan waktu sekitar 1 jam untuk beristirahat kerja. Sisihkan waktu sekitar 25 – 30 menit untuk power nap. Jika rata-rata 40 menit REM terkuras untuk sahur, maka power nap efektif untuk menggantikannya.

Jangan sampai kebablasan hingga berjam-jam. Selain pekerjaan terbengkalai, hal tersebut malah membuat badanmu letih.

Itulah cara-cara yang dapat kamu lakukan untuk mengusir kantuk agar tetap produktif saat berpuasa di bulan Ramadan. Agar tidak mengantuk, yuk, cuci muka, sikat gigi, dan tidur lebih awal. Biar kamu tetap produktif dan lebih segar saat sahur!