Saat ini mulai banyak Dog Lover atau pecinta anjing dari generasi Z maupun Millenial. Mulanya mereka juga nggak mudah jatuh cinta sama anjing yang sepertinya lebih garang daripada kucing. Namun karena kini mulai banyak bertaburan di medsos gambar serta video-video lucu antara majikan dan anjingnya, maka pecinta anjing atau dog lover jumlahnya mulai naik.

Ilustrasi Foto. rethinkrethought.com

Menjadi Dog Lover nggak mudah, tapi juga nggak susah kok jika kalian mau mengikuti 22 langkah ini sebagai tips:

  1. Cermati pengeluaran. Kalkulasi dahulu budget kamu, cukup atau tidak untuk memelihara anjing. Kalau salah hitung bisa fatal lho.
  2. Pilihlah jenis anjing/dog dan gender anjing yang sesuai akan kebutuhan.
  3. Sebaiknya pilihlah anjing yang masih anakan yaitu usia di bawah 3 bulan. Umur imi masa di mana anjing akan lebih mudah bersahabat setelah mengenal tuannya dan lebih mudah untuk diajak bermain atau berlatih.
  4. Persiapkan keperluan anjing. Siapkan kandang atau tempat tidurnya, tempat makan, minum, mainan, makanan, minuman beserta tempatnya, peralatan mandi, kalung serta tali tangan.
  5. Beri nama anjing. Sebaiknya 1 suku kata saja agar mudah dimengerti dan diingat oleh anjing itu sendiri, misalnya Marley.
  6. Pasang kalung pada leher anjing, agar kalau hilang bisa cepat ditemukan
  7. Pasanglah tali punggung dengan tali handling-nya saat kamu ajak jalan-jalan. Agar aman. Dia tidak lari-lari jauh, atau menganggu orang lain
  8. Jika ada kandang, sebaiknya beratap dan beralas nyaman, berukuran 1,5-2 kali panjang tubuhnya dan 2 kali tinggi tubuhnya agar anjing tak merasa tersiksa, seperti terpenjara, lebih leluasa dan tidak mudah stress atau bosan.
  9. Jika tidak ada kandang, ikat anjing pada suatu tiang dengan kencang agar tidak lepas. Anjing diikat jangan terlalu rapat di tubuhnya dengan rantai besi yang ringan dan kuat yang panjangnya sekitar 3m-4m agar anjing leluasa jalan-jalan dan tidak bosan
  10. Bersihkan tempat anjing dua kali sehari, pagi dan sore/malam.
  11. Beri makan anjing secara teratur jam makannya dan beri sebanyak 2-3 kali (sesuai jenis anjing) setiap hari. Makanan haruslah mengandung karbohidrat (nasi/kentang), protein (telur/kacang-kacangan), lemak (daging), kalsium (susu/tulang-tulangan), serat (sayuran). Untuk anjing yang masih bayi –umur kurang 1 tahun, jangan beri gula atau garam pada minuman dan makanannya.
  12. Beri selalu air putih di dalam kandang dekat tempat ikatan anjing. Beri susu hangat, jangan encer setiap pagi atau malam hari.
  13. Mandikan anjing seminggu sekali. Sediakan peralatan mandi, yaitu shampo yang sesuai, handuk, hairdryer, selanga, ember, gayung. Untuk anjing jenis besar sebaiknya diikat pada tiang. Kalau bisa air selalu mengalir. Sumbat telinga anjing dengan kapas atau tisu, tapi jangan terlalu dalam agar tidak kemasukan air. Semprot anjing dengan air dan gosok-gosok seluruh bagian tubuhnya agar debu dan kotoran hilang. Beri shampo usapkan di seluruh tubuh sambil digosok-gosok sampai tidak ada lagi busa shampo-nya. Keringkan dengan handuk ke seluruh bagian sampai sudah tidak ada tetesan air. Ambil sumbatan telinganya. Nyalakan hairdryer dan tujukan ke seluruh bagian tubuh sambil digosok dan disisir sampai benar-benar kering dan anjing akan wangi.
  14. Bersihkan telinga rutin seminggu sekali. Siapkan cotton bud, tissue, baby oil, pelet. Tuang baby oil pada piring kecil, celupkan cotton bud lalu ambil kotoran telinganya perlahan-lahan jangan terlalu dalam.
  15. Pemotongan kuku jika kuku anjing sudah agak panjang. Siapkan alat pemotongan kuku khusus anjing dan tissue. Potong kuku anjing jangan terlalu panjang karena bisa berdarah, sebaiknya untuk pemotongan pertama kali anda kesalon lalu tanyakan panjang pemotongan kuku.
  16. Ajarkan anjing buang air besar dan buang air kecil secara teratur waktu dan tempatnya.
  17. Ajak anjing jalan-jalan setiap hari sekali, sekitar 30-an menit untuk mengenal lingkungan sekitar dan sedikit berolah raga. Namun jangan paksa anjing untuk berjalan terus, lihat mood-nya.
  18. Rajin ajak anjing bermain sambil melatihnya. Minimal seminggu sekali. Kalau bisa sebaiknya setiap hari dan tidak perlu terlalu lama hanya 15-25 menit saja untuk setiap harinya. Contohnya seperti lempar bola, buang air dan kotoran di tempatnya, menyuruhnya untuk duduk, melompat, berdiri, dan lain sebagainya.
  19. Sering panggil namanya setiap kali kamu pergi dan pulang sambil mengelus bulunya saat bertemu.
  20. Kalau setiap kali anjing kamu melakukan hal yang benar dan baik, jangan lupa katakanlah kepadanya “Good Boy!” dengan nada riang dan ramah sambil mengelus kepala atau lehernya.
  21. Setiap kali anjing melakukan hal yang tidak benar jangan menendangnya atau memukulnya dengan benda keras. Katakan saja “No!” dengan nada menekan dan kencang. Tapi kalau anjing terus  melakukan hal yang salah tersebut, jangan segan pukullah dengan benda tumpul, misalnya kemoceng atau gulungan koran yang tipis agar tidak terasa sakit.
  22. Jangan lupa untuk memberi vaksin pada anjing agar tetap sehat. Vaksin ini fungsinya untuk memberi kekebalan tubuh pada anjing agar tidak mudah sakit atau tertular virus. Hal ini  juga untuk memberikan pengamanan bagi diri kamu dan keluargamu. Sebelum melakukan vaksin ini sebaiknya berkonsultasi ke dokter hewan atau ke petshop mencari tahu jenis vaksin apa yang dibutuhkan, kapan waktunya vaksin, berapa harga vaksin, dan berapa kali vaksin. Anjing ibarat bayi, anak yang butuh perlindungan bagus untuk tumbuh kembangnya. Anjing sehat akan membuat tuannya juga sehat.

Author : Rinjani