DOMIGADO – Siapa yang nggak suka cerita horor? Bisa dibilang 75% penonton film Indonesia adalah penyuka film horor. Begitu pun dengan pembaca buku. Nah, meskipun menyeramkan, buku-buku horor tetap saja jadi favorit para pembaca. Soalnya di balik ketegangan dan ketakutan yang ditawarkan, ada rasa penasaran yang mengusik kita untuk mengetahui ceritanya. Belum lagi jika kisah-kisah horor itu nyatanya ada yang begitu dekat dengan keseharian kita, makin bikin penasaran sekaligus merinding! Penasaran? Nah, inilah lima buku horor lokal yang menantang nyali kita untuk membacanya. Mau coba?

1. Danur karya Risa Sarasvati

Danur karya Risa Sarasvati

Namanya cukup populer beberapa tahun belakangan ini. Apa yang ada di kepala kita ketika mendengar kata ‘Danur’? Lendir berbau apek yang keluar dari mayat yang membusuk? Sehingga kita pun menebak jika novel yang ditulis Risa Sarasvati ini akan berkisah mengenai mayat-mayat dan jenazah. Tebakan kita tidak sepenuhnya benar, tapi juga tidak salah. Jadi tentang apakah ‘Danur’ berkisah?

Novel yang sempat difilmkan tahun ini menceritakan mengenai seseorang bernama Risa yang bisa melihat dan mendengar makhluk dari dimensi lain. Awalnya Risa menganggap kemampuannya berinteraksi dengan makhluk-makhluk gaib itu sebagai anugerah dan kelebihannya, namun berubah jadi malapetaka yang terkutuk. Ketika mereka semakin bersahabat dan makhluk-makhluk yang ingin didengarkan itu meminta kebersamaan hidup dengan Risa selamanya. Apa yang Risa lakukan kemudian? Danur mengajak kita mendengar curhatan makhluk-makhluk lain sekaligus memahami kehidupan dan kematian yang mereka alami. Berani uji nyali? Yuk!

2. Kumpulan Budak Setan karya Eka Kurniawan, Intan Paramaditha, Ugoran Prasad

Namanya sangat populer sebagai novelis besar. Abdullah Harahap terkenal sebagai penulis horor Indonesia yang populer pada tahun 70-an hingga 80-an. Kisah-kisah horornya yang tidak hanya melulu tentang setan, tetapi melainkan juga mengangkat tema khas Abdullah Harapap yakni pembunuhan, pembalasan dendam, hingga seks yang diolah dengan napas mistis, membuat penghayatan ulang terhadap kisah-kisah horor beliau selalu menarik disimak.

Hal tersebut yang mendasari lahirnya buku kumpulan cerpen horor Kumpulan Budak Setan karya trio penulis kawakan: Eka Kurniawan, Intan Paramaditha, dan Ugoran Prasad. Dalam kumcer kali ini, horor diterjemahkan tak hanya berkisar mengenai makhluk gaib, tapi juga sesuatu yang mampu meruntuhkan realitas yang seharusnya dan merontokkan tatanan yang dipercaya.