Negeri kita sangat kaya akan aneka macam rempah-rempah. Bahkan terkenal dengan jalur rempah-rempahnya. Hal inilah yang membuat kaum penjajah dulu berbondong-bondong datang untuk menguasai negeri kita. Semua masakan Indonesia selalu mengandung bumbu rempah-rempah, maka tak bisa dipungkiri, masakan Indonesia terkenal kelezatannya. Inilah16 jenis rempah Indonesia dan manfaatnya. Bagi kalian yang suka kuliner, mungkin banyak yang belum tahu, apa saja rempah-rempah yang biasa ada dalam makanan yang dinikmati.

Berikut ini ada daftar rempah-rempah dan manfaatnya:

1. Laos (Galangal)

Foto. pinterest.com

Laos atau lengkuas merupakan jenis rempah Indonesia dan manfaatnya sangat berguna bagi kesehatan dan penyedap makanan. Laos termasuk jenis umbi tanaman yang masuk keluarga rimpang seperti kencur, jahe, kunyit. Aromanya sangat tajam, jadi masakan tidak akan lengkap bumbunya kalau tidak memakai laos. Misalnya, soto, gulai, kari ayam, dan sayur asam. Laos bermanfaat untuk mengobati diare, reumatik, kembung, asma, dan demam.

2. Lada / Merica (Black pepper)

Foto. resepkoki.id

Ada 2 jenis lada, yaitu hitam dan putih. Bentuknya bulat-bulat kecil. Di pasaran ada yang sudah berupa bubuk. Lada rasanya pedas, kalau dicampur untuk bumbu masakan, maka tubuh akan terasa hangat saat memakannya. Manfaatnya untuk meningkatkan nafsu makan, stimulant pengeluaran keringat, pengeluaran angin, serta untuk obat reumatik.

3. Daun Salam (Bay leaves)

Foto. Shutterstock

Baunya harum. Di Indonesia bisa ditemui daun salam dalam bentuk segar dan kering, baik segar maupun kering. Biasanya daun salam diperlukan dalam hampir semua masakan Indonesia seperti sup, rendang, semur, dan berbagai masakan lainnya. Daun salam ini bisa digunakan untuk mengurangi gejala penyakit diabetes dan jantung.

4. Ketumbar (Coriander)

Foto. shutterstock.com

Ketumbar ini bisa dijumpai dalam bentuk bubuk dan biji. Keduanya sama manfaat maupun fungsinya. Bentuk bijinya mirip dengan bentuk biji lada, tapi dia ada sedikit ekor kecilnya. Dalam masakan seperti soto, sop, maupun rendang, ketumbar suka ditambahkan untuk menambah wangi dan rasa. Selain itu, manfaat dari ketumbar ini juga untuk kesehatan pencernaan.

5. Serai (Lemongrass)

Foto. resepkoki.com

Batang serai juga menambahkan wangi dan rasa unik pada masakan. Masakan Bali banyak menggunakan serai di dalamnya. Serai terdiri dari 2 jenis, ada yang namanya serai merah dan juga serai sayur. Serai merah bentuknya lebih besar, biasanya 3 kali lipat dari serai sayur. Serai merah di ujungnya ada sedikit hijau kemerahan. Serai merah digunakan untuk pengobatan sedangkan serai sayur untuk memasak. Serai merah banyak digunakan orang untuk pencegahan kanker, anti inflamasi, anti septik, mengobati arthritis, menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol, dan banyak manfaat lainnya.

6. Kemiri (Candlenut)

Kemiri bisa diambil ekstrak minyaknya dan digunakan untuk perawatan rambut supaya rambut mengkilat, menumbuhkan rambut yang sudah botak, menghitamkan rambut, melembabkan rambut dan lain-lain.  Masakan Indonesia yang banyak menggunakan kemiri seperti soto ayam, soto Betawi, laksa, opor, dan lainnya. Manfaat kemiri untuk mencegah penyakit jantung dan meningkatkan imunitas tubuh.

7. Kunyit (Turmeric)

Kunyit adalah rempah Indonesia yang paling sering digunakan pada masakan seperti soto, kari, rendang. Selain cita rasa dan warna yang khas pada kunyit, manfaat kunyit untuk kesehatan juga banyak sekali. Kunyit ada yang berwarna kuning dan juga berwarna putih. Kunyit sudah banyak dipercaya sebagai obat penyakit kanker, penyakit pencernaan, antibiotik alami, serta anti oksidan.

8. Cengkeh (Cloves)

Foto. pinterest

Cengkeh biasa dipakai dalam resep-resep sup masakan Indonesia. Dengan aromanya yang khas, cengkeh ini bisa menambah wangi sedap masakan kalian. Selain itu, cengkeh ini dulu suka digunakan untuk penghias nastar. Cengkeh juga bisa ditemui dalam bentuk bubuk ataupun minyak. Manfaat cengkeh untuk menguatkan tulang, mengobati mual, melindungi hati dan meningkatkan imunitas.

9. Jahe (Ginger)

Jahe di Indonesia ada jahe merah dan jahe biasa yang dipakai pada masakan. Jahe merah dipakai untuk pengobatan penyakit secara tradisional. Bisa untuk mengobati rasa mual, antioksiran, dan masuk angin. Jahe merah rasanya lebih kuat daripada jahe biasa, terasa lebih pedas dan hangat. Jahe pada masakan untuk mengurangi bau amis pada daging ataupun ikan dan menambah citarasa masakannya.

10. Pala (Nutmeg)

Foto. cairofood.id

Pala memiliki bau dan rasa yang khas yang sulit digantikan oleh rempah lain. Bentuk pala yang fresh bulat, harus dipotong ditengahnya, digeprek atau diparut dan dimasukkan ke dalam masakan. Manfaat pala adalah mengatasi insomnia, mengobati masuk angin, melancarkan pencernaan dan mengatasi asam lambung.

11. Kapulaga (Cardamom)

Foto. bisnisukm.com

Kapulaga bentuknya seperti kuntum bunga, warnanya putih, dan ringan. Biasa dijual dalam kemasan kantong ataupun dalam bentuk bubuk. Manfaat kapulaga antara lain mengatasi kejang usus, mulas, batuk, bronkitis, dan kedinginan.

12. Kluwak (Pangium Edule)

Kluwak bentuknya seperti batu, dan jika dipecahkan di dalamnya ada lapisan daging berwarna hitam pekat. Kluwak ini jika mentah mengandung racun hidrogen sianida yang berbahaya. Kluwak yang baik adalah kluwak yang kering dan terasa berat isinya. Jangan menyimpan kluwak di tempat lembab. Kluwak banyak digunakan pada masakan rawon, sop konro dan brongkos. Manfaat kluwak antara lain obat cacingan dan luka bakar selain meredakan penyakit kulit.

13. Kencur (Cutcherry)

Foto. matakita.com

Cara memakai kencur adalah dengan dipotong, dicincang atau diparut. Kencur juga bisa dipakai untuk pengobatan radang tenggorokan. Khasiatnya sebagai antibiotik alami memang sudah diakui di Indonesia. Banyak yang baru mulai merasakan gejala radang tenggorokan dan dengan mengunyah kencur ini beberapa kali dalam sehari bisa sembuh dengan cepat.

14. Jinten (Cumin Seeds)

Bentuknya seperti beras panjang kecil dan ringan. Jinten ini memiliki aroma khas yang pedas, panas, dan memberi rasa sedap pada masakan. Masakan Indonesia yang memakai jinten ada di kari, opor ayam, gulai. Jinten ini juga membantu meredakan sakit perut dan bersifat antiseptik juga. Dijual dalam bentuk kering seperti di foto atau bubuk.

15. Kayu Manis (Cinnamon)

Kayu Manis di dunia ini terbagi atas 2 jenis yaitu Cassia Cinnamon dan Ceylon Cinnamon. Kedua jenis kayu manis ini membantu mengontrol kadar gula dalam darah. Kayu berbentuk gulungan keras seperti kayu, bisa ditumbuk sampai jadi bubuk atau digunakan begitu saja dalam masakan. Cita rasanya yang khas membuat kayu manis ini sering digunakan dalam makanan atau baking.

16. Daun Kunyit (Turmeric Leaves)

Daun Kunyit adalah salah satu jenis rempah Indonesia dan manfaatnya sangat berguna baik sebagai herbal maupun untuk makanan. Daunnya panjang lembut. Cara memakainya hanya perlu  robek-robek daunnya dan masukkan ke dalam masakan. Daun kunyit ini memberi rasa harum pada masakan dan juga menghilangkan bau amis. Manfaat daun kunyit antara lain meningkatkan kinerja otak, mengobati maag, mual, kembung, dan mengurangi nyeri haid.

Author : Damay