kondisi kesehatan wajah
Ilustrasi wajah (foto: hercampus.com)

DOMIGADO – Wajah merupakan area tubuh yang paling sering diperhatikan. Kamu sebaiknya tidak mengabaikan setiap perubahan yang terjadi pada wajah kamu. Kondisi kesehatan tubuh dan keadaan mental kamu pun dapat dideteksi dengan hanya sekedar melihat wajah kamu.

Mungkin kamu pernah dengar kalimat jika perubahan wajah gambarkan kondisi kesehatan. Ya, hal tersebut memanglah benar adanya. Keadaan seperti ini kerap menjadi perbincangan segaligus juga menjadi alarm bagi seseorang yang telah memahaminya. Tentu saja, tujuannya adalah untuk antisipasi sebelum terjadi berbagai gangguan kesehatan pada tubuh.

Faktanya berbagai organ dan sel yang ada pada kulit wajah kamu, saling terhubung dengan anggota tubuh lainnya. Itulah mengapa jika tubuh kamu sedang terjadi gangguan, bukan tidak mungkin wajah kamu juga akan menunjukkan tanda-tanda bahkan terkena dampaknya.

Jadi, sekuat apapun kamu menyembunyikan rasa sakit, wajah kamu akan memberi petunjuk kalau kamu sebenarnya sedang tak sehat. Bisa jadi rekan kamu atau orang lain mendeteksinya. Dalam serangkaian percobaan yang diterbitkan dalam Proceedings of the Royal Society B, para peneliti menemukan bahwa orang dapat secara akurat membedakan antara yang sakit dan sehat hanya dengan melihat foto mereka.

Untuk menguji apakah isyarat wajah saja bisa menunjukkan tanda-tanda penyakit, peneliti memberi 22 orang dewasa suntikan bakteri umum atau plasebo. Suntikan ini tak membuat mereka benar-benar sakit. Tetapi hanya menipu sistem kekebalan tubuh dan memicu respons inflamasi. Setelah mendapat suntikan, para partisipan mulai merasa mual.

Dua jam setelah itu, para partisipan diminta duduk untuk berfoto dengan ekspresi netral dan tanpa mengenakan riasan. Peneliti lalu memperlihatkan foto-foto itu pada 62 orang sukarelawan. Para sukarelawan melihat foto-foto itu selama lima detik. Sesudahnya, mereka harus menilai wajah orang-orang dalam foto itu terlihat sakit atau sehat.

wajah bersih dan sehat
Ilustrasi wajah (Foto: Bayoucityflyers.com)

Hasil percobaan memperlihatkan, 41 persen sukarelawan mendeteksi orang dalam foto dalam kondisi sakit.

“Hasil ini menunjukkan bahwa orang-orang yang tidak terlatih bisa mengidentifikasi individu yang sakit akut dari sekedar mengamati foto selama beberapa detik, Ini mendukung anggapan bahwa manusia memiliki kemampuan mendeteksi tanda-tanda penyakit pada fase awal ” tulis para peneliti dalam laporan mereka.

Para peneliti juga menunjukkan foto yang sama pada 60 orang lainnya dan meminta mereka menilai karakteristik spesifik kulit, mata dan mulut orang-orang dalam foto. Hasilnya, bibir yang pucat pada orang-orang menjadi bagian wajah yang paling banyak partisipan identifikasi. Kulit yang pucat, wajah bengkak, kelopak mata membesar dan mata merah menjadi ciri orang yang sakit.

Bahkan, praktisi pengobatan tradisional Cina telah menggunakan analisis wajah sebagai alat diagnosa selama berabad-abad. Dengan melihat daerah tertentu pada wajah akan diketahui kesehatan organ dalam dan kondisi emosional seseorang. Jika kamu mengalami gangguan kulit seperti jerawat yang muncul di lokasi yang sama pada wajah secara berulang-ulang maka ada masalah kesehatan tertentu yang lebih membutuhkan perhatian.