Domigado – Berbicara mengenai kesehatan wanita. Apa yang kamu ketahui tentang selaput dara? Ternyata masih banyak lho orang yang tidak paham mengenai informasi kesehatan area vital wanita. Apalagi banyak sekali mitos dan juga fakta yang membahas mengenai area vital wanita. Lantas sebenarnya apa saja sih informasi yang benar? Dalam artikel ini akan kita bahas mengenai mitos selaput dara yang wajib kamu pahami agar tidak termakan hoax.

Pengertian Selaput Dara

source : roomper

Selaput dara atau yang dikenal dengan nama hymen, merupakan lapisan jaringan yang berada pada bukaan vagina dan sering disebut sebagai lubang kemaluan. Secara normal selaput dara pasti memiliki lubang bukaan. Jika tidak maka darah haid tidak bisa keluar dan wanita tidak dapat melakukan hubungan seksual.

Umumnya adanya selaput dara ini memang berbeda setiap wanita mulai dari ketebalannya atau elastisitasnya setiap orang tidak bisa disamakan. Beberapa wanita memiliki selaput dara yang tebhyal namun sebagian lagi memiliki lapisan yang sangat tipis. Sehingga ada juga wanita yang tidak memiliki selaput dara sama sekali sejak lahir.

Mitos Selaput Dara yang Harus Dihentikan

Walaupun begitu fungsi dari selaput dara sendiri memang belum terlalu jelas menurut penelitian beberapa ahli mengatakan bahwa selaput ini berguna untuk membantu menghadang masuknya bakteri ke dalam tubuh. Namun belum terlalu ampuh untuk mengatasi bakteri dan virus yang bersarang. Karena faktanya vagina tetap bisa terkena infeks.

1. Jalan Ngangkang, Selaput Dara Robek

Mitos Selaput Dara
source : freepik

Mitos pertama yang seringkali ingin dengar apabila seorang wanita tidak bisa jalan dengan rapi atau sering disebut mengangkang. Maka mitosnya bahwa wanita tersebut sudah tidak perawan. Nyatanya cara berjalan dipengaruhi oleh bentuk tulang masing-masing, serta adanya kendala pada kaki misalnya saja bentuk kakinya x atau o sejak kecil.

Di sisi lain beberapa wanita mungkin terbiasa untuk menggunakan celana dan juga membiasakan diri untuk duduk ataupun memposisikan diri dengan tidak baik.. Cara jalan ini juga bukan dipengaruhi oleh selaput dara yang sudah robek, apa lagi bermasalah ya.

2. Tidak Dapat Dilihat dengan Mata

mitos selaput dara
source : pixlr

Selanjutnya miskonsepsi ataupun mitos yang sering kali terjadi yaitu selaput dara dapat dilihat dengan mudah. Padahal tidaklah penting untuk bisa melihat atau tahu apakah selaput dara tersebut sudah robek atau belum. Karena pada dasarnya selaput dara tidak dapat dilihat dengan mudah apalagi menggunakan mata.

Bahkan jika menggunakan alat bantu misalnya saja senter ataupun kaca. Belum tentu seorang wanita dapat terlihat dengan mudah selaput daranya. Karena bagian ini merupakan bagian anatomi yang ada di dalam vagina, yang sulit untuk dilakukan pengecekan. Kecuali dengan menggunakan mesin kesehatan seperti rontgen. Ditambah lagi selaput dara juga tidak bisa dirasakan dengan menggunakan jari.

3. Selaput Dara Organ Penting dalam Tubuh

selaput dara
source : youngwomanhealth

Info lainnya yang ternyata masuk ke dalam info mitos alias hoax yaitu selaput dara memiliki fungsi fisiologis. Bahkan hingga saat ini beberapa peneliti, menjelaskan bahwa mereka masih belum paham apa tujuan dari selaput dara diciptakan pada wanita. Namun jika dikatakan sebagai organ yang tidak membahayakan tentu saja selaput dara tidaklah membahayakan pada tubuh manusia.

Sebenarnya ada beberapa bagian yang tidak memberikan fungsi apapun. Misalnya saja seperti usus buntu, ataupun wisdom teeth yang umumnya menimbulkan rasa sakit dan tumbuh pada waktu yang telat. Dulu pernah dikatakan bahwa selaput dara dapat melindungi vagina dari bakteri. Namun ternyata hal ini dipatahkan, karena adanya kondisi bahwa selaput dara tidak bisa menutupi vagina secara keseluruhan. Sehingga apabila selaput darah tertutup divagina tentu mustahil perempuan bisa mengalami menstruasi.

4. Mitos Selaput Dara, Sakit Saat Robek

mitos selaput dara
source : health.cleavelandclinic

Mitos lainnya yang mungkin sering kali didengar oleh para wanita yaitu selaput dara akan terasa sakit. Ketika robek, sebenarnya setiap perempuan memiliki ketebalan selaput dara yang berbeda. Ada yang tipis dan juga ada yang tebal. Bukan berarti mereka yang memiliki selaput dara tebal akan merasakan sakit ketika robek.

Banyak orang bahkan yang tidak merasakan apapun ketika selaput dara robek. Alasannya karena selaput dara akan semakin tipis seiring berjalannya waktu. Robek sebenarnya tidak mempengaruhi seorang wanita dan juga tidak membahayakan. Sehingga hentikan pemikiran bahwa adanya selaput dara yang robek menjadi aib atau masalah bagi para wanita.

5. Bukan Pelindung Vagina

selaput dara
source : aidsmap

Setiap wanita memiliki selaput dara? Jawabannya tidak. Karena faktanya tidak semua perempuan terlahir dengan memiliki selaput darah di dalam vaginanya. Anatomi vagina setiap perempuan berbeda dan hal ini mempengaruhi kondisi reproduksi wanita. Mulai dari ketika melahirkan, ataupun ketika mengalami kondisi seperti menstruasi, ataupun PMS.

Tidak semua orang memiliki selaput dara, dan hal tersebut tidak masalah. Bukan berarti tidak memiliki selaput dara tidak perawan, sebaliknya memiliki selaput dara sudah pasti perawan. Hal tersebut menjadi mitos yang paling sering terjadi dan masih dipercaya oleh masyarakat indonesia.

Itulah info mengenai mitos selaput dara yang bisa kamu ketahui. Sebenarnya ada beberapa mitos lain misalnya saja selaput darah bukanlah parameter keperawanan apalagi selaput dara yang robek bisa terjadi karena penetrasi.