DOMIGADO – Setiap orang selalu mengidamkan memiliki perut rata bebas lemak. Maka tak heran jika banyak orang melakukan berbagai upaya untuk menghilangkan lemak perut agar lebih percaya diri.  Lemak perut memang sangat mengganggu penampilan,  namun tidak hanya itu, menghilangkan lemak perut juga juga menghidarkan dari berbagai macam penyakit. Menghilangkan lemak perut selalu menjadi impian. Nah, adakah tips untuk menghilangkan lemak perut dalam waktu yang singkat?

Lemak visceral atau lemak perut ini adalah lemak aktif yang membalut organ-organ di ruang perut di dalam tubuh.  Disebut sebagai lemak aktif karena dapat secara aktif meningkatkan risiko berbagai penyakit. Karena berada di dalam rongga perut, lemak visceral akan sulit kita rasakan. Apabila Anda bisa mencubit perut yang terasa berlemak, tak serta-merta itu adalah lemak visceral.

Lemak perut sangat aktif dan menghasilkan penanda peradangan di tubuh. Hormon-hormon yang dihasilkan lemak dapat memicu inflamasi dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung. Lemak perut dapat memicu masalah kesehatan dengan cepat. Lemak ini dapat menyebabkan resistensi insulin, walau pasien tersebut sebelumnya belum pernah menderita diabetes atau prediabetes.

Untungnya, lemak perut bisa kita kurangi dengan menjalani gaya hidup sehat. Dengan menurunkan dan mengendalikan berat badan, lemak perut pun akan berkurang. Berikut adalah tips menghilangkan lemak perut dalam waktu singkat. Tapi ingat, cara ini harus dilakukan secara konsisten agar hasil yang didapat lebih maksimal.

1. Coba Diet Rendah Karbohidrat

Diet rendah karbo merupakan diet yang efektif untuk kendalikan lemak perut. Bahkan, beberapa studi menemukan bahwa diet rendah karbo lebih efektif dibandingkan diet rendah lemak untuk menurunkan kadar lemak aktif ini. Jika dilakukan dengan benar, diet ini bukan saja bisa membantu mendapatkan berat badan ideal, tapi juga membuat kita lebih sehat.

Diet keto, diet lain yang juga rendah karbohidrat, turut berpotensi untuk mengendalikan lemak pada perut. Selain itu, diet ini juga membantu mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Namun belakangan ini, diet keto mulai dilakukan oleh banyak orang, termasuk oleh mereka yang tidak menderita diabetes atau epilepsi, salah satunya untuk menurunkan berat badan.

2. Tingkatkan Latihan Aerobic

Latihan aerobik atau kardio menjadi cara menyenangkan untuk mengurangi lemak visceral atau lemak perut, sekaligus membantu pembakaran kalori. Kamu bisa mengkombinasikan latihan aerobik dengan menjalani diet yang menyehatkan. Beberapa jenis latihan aerobik yang mudah dilakukan yaitu lari dan jalan kaki.

Latihan aerobik akan membuat jantung menjadi lebih sehat dan dapat memompa darah secara lebih efisien ke seluruh tubuh. Selain itu, olahraga ini juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik di dalam darah.

3. Konsumsi Protein Lebih Banyak

Protein adalah nutrisi yang penting untuk pengendalian berat badan. Nutrisi makro ini bisa menahan rasa lapar dengan meningkatkan hormon yang berkaitan dengan sensasi kenyang. Protein pun dapat meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga diharapkan berat badan sekaligus lemak visceral di tubuh juga akan berkurang. Studi-studi menunjukkan bahwa individu yang mengonsumsi banyak protein cenderung menyimpan lemak visceral lebih sedikit.

4. Batasi Konsumsi Alkohol dan Gula

Dampak gula yang berlebihan tidaklah semanis rasanya. Berbagai penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi gula berlebihan cenderung memiliki lemak visceral yang lebih tinggi. Begitu juga dengan alkohol. Walau studi lanjutan masih diperlukan, beberapa penelitian menyatakan bahwa konsumsi alkohol berlebihan bisa membuat seseorang menyimpan lemak visceral lebih banyak.

Makanan dan camilan kita sehari-hari banyak mengandung gula dalam beberapa bentuk. Hal ini telah menyebabkan peningkatan kasus diabetes tipe-2 dan obesitas di banyak negara. Gula dapat ditemukan dalam kue, permen, es buah, jus, es krim, snack, termasuk makanan rumah. Gula dapat membuat makanan menjadi lezat, tapi tidak menawarkan nilai gizi dan hanya menambahkan kalori kosong.