tidur tanpa celana dalam untuk kesehatan
Ilustrasi. Tidur tanpa celana dalam untuk kesehatan

Memakai celana dalam saat tidur ternyata kurang baik untuk kesehatan vagina. Hal itu diungkapkan dokter spesialis kandungan atau OB/GYN Heather Bartos, MD.

Dokter yang berbasis di Texas, Amerika Serikat, ini menyarankan agar wanita tidak mengenakan celana dalam, apalagi yang terlalu ketat untuk tidur. Dia menjelaskan bahwa celana dalam membuat kulit di area sekitar vagina sulit bernapas terlebih lagi saat cuaca sedang panas.

“Menurut saya akan membantu dengan tidak pakai celana dalam, karena suhu lebih tinggi di musim panas dan kamu berkeringat saat malam hari. Berapapun suhu udaranya, bisa bayangkan temperatur di ‘bawah sana’ akan lima sampai tujuh derajat lebih tinggi,” jelas Heather seperti dikutip dari Refinery29.

Heather menerangkan bahwa panas tubuh serta keringat akan terperangkap di balik celana dalam sehingga bisa membuat kulit di sekitar vagina iritasi dan infeksi yang mengakibatkan keputihan berlebihan. Sebab fungus candida, jamur yang terdapat pada vagina, suka dengan tempat lembab.

Sebelum tidur, tiap orang pasti memiliki kebiasaan berbeda-beda demi mendapatkan tidur yang berkualitas, seperti cuci muka, sikat gigi, atau ganti baju dengan piyama. Tapi, apakah Anda memiliki kebiasaan tidur tidak pakai celana dalam?

tidur tanpa celana dalam masih dianggap tabu
Ilustrasi foto istimewa

Bagi sebagian orang, tidur tidak pakai celana dalam atau bahkan tidur tanpa busana memang masih dianggap tabu. Tapi ternyata ada banyak manfaat dari tidur tidak pakai celana dalam bagi kesehatan.

Simak manfaatnya berikut ini :

1. Membuat vagina bernapas

Dr. Alyssa Dweck, seorang dokter kandungan dan ginekolog di Mount Kisxo, New York mengatakan jika secara umum daerah genital tidak harus selalu ditutup ketika tidur. Namun, masih banyak orang memilih tidur menggunakan “CD” karena enggan mengambil risiko.

Alasan Dweck menyarankan untuk tidur tidak pakai “CD” di malam hari karena bakteri dan jamur senang berkembang biak di tempat gelap, lembab, dan hangat. Hampir sepanjang hari daerah genital tertutup dengan pakaian dan celana dalam – terlebih jika pakaian yang dipakai tidak menyerap keringat. Hal ini memungkinkan iritasi vagina dan membuat vagina lembab.

Oleh sebab itu, melepas celana dalam ketika tidur dapat menjadi salah satu cara membuat vagina bernapas. Selain itu sekaligus sebagai upaya menjaga kebersihan alat kelamin.

2. Menjaga kualitas sperma

Sama halnya dengan wanita, beberapa peneliti mengungkapkan jika menggunakan celana dalam ketat membuat testis tidak leluasa bernapas, akibatnya dapat meningkatkan suhu pada testis. Terlebih saat tidur dengan menggunakan celana yang menyebabkan terhambatnya aliran darah ke bagian testis. Pada akhirnya, ini bisa menurunkan jumlah sperma yang dihasilkan. Hal ini secara tidak langsung menyebabkan kualitas sperma jadi buruk.

3. Melancarkan sirkulasi darah

Ketika memutuskan tidur tanpa “CD”, sudah mengurangi risiko tertekan, tergesek, bahkan terbelit celana yang kesempitan – khususnya di bagian selangkangan. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap sirkulasi darah sehingga membuat peredaran darah menjadi lebih lancar.

4. Mengurangi risiko terkena infeksi

Mungkin beberapa orang berpikir ketika memutuskan untuk tidak memakai celana dalam saat tidur, nantinya akan menciptakan tempat berkembang biak yang sempurna bagi bakteri. Namun gagasan itu telah lama ditepis.

Dr Gillian Dean, direktur medis Planned Parenthood New York City menyatakan jika tidak ada penelitian ilmiah yang menunjukkan hubungan langsung antara telanjang dengan tertular infeksi seperti infeksi vaginosis atau infeksi  ragi vagina. Tidur tidak pakai celana justru akan mengurangi risiko akibat infeksi di daerah genital karena vagina atau alat kelamin tidak lembab.

Jangan lupa, kamu harus memastikan kebersihan kasur dan tempat tidur terlebih dulu sebelum memutuskan untuk tidak mengenakan celana dalam saat tidur.

5. Tidur lebih nyenyak

Tidur tidak pakai celana dalam atau bahkan telanjang juga bisa menjadi salah satu terapi untuk mengatasi stres. Pasalnya, dengan tidur telanjang tubuh jadi lebih leluasa dalam bergerak tanpa harus merasa gerah, sesak karena baju, ataupun hal lainnya. Hal inilah yang membuat tidur jadi lebih rileks dan nyenyak.

6. Membuat hubungan semakin harmonis

Bagi pasangan yang sudah menikah, tidur tidak pakai “CD” atau telanjang sekalipun akan membuat kehidupan rumah tangga semakin harmonis. Pasalnya, pasangan akan merasa lebih intim dengan melakukan kontak antar kulit. Hal ini juga akan merangsang produksi hormon oksitosin di dalam tubuh yang berpengaruh pada suasana hati sehingga membuat pasangan lebih rileks dalam berhubungan seksual.