sumber: pinterest

DOMIGADO – Memasak tidak hanya sekedar menggoreng atau menumis bahan makanan, tidak juga sekedar mengolahnya bersama bumbu-bumbu untuk menciptakan rasa yang enak. Namun lebih dari itu, memasak sebaiknya menciptakan suatu hidangan yang lezat dan tentunya tetap sehat. Salah satu kuncinya terletak pada penggunaan bahan-bahan segar, prinsip makan sehat juga terletak pada pengolahan bahan makanan atau dengan cara memasak sehat.

Nah, mau tahu cara-cara masak yang sehat? Berikut langkah-langkah yang bisa kamu lakukan!

Hindari Memasak Dengan Cara Digoreng (Terlebih Deep Fried)

Sebisa mungkin hindari proses memasak dengan cara deep frying ataupun didoreng, utamakan cara yang sehat, yaitu kukus, tumis, dan panggang dengan sedikit minyak. Sebab, minyak yang dipanaskan tinggi dalam waktu lama meskipun sebenarnya itu minyak yang mengandung lemak tak jenuh, akan berubah sebagian menjadi lemak jenuh dan lemak trans yang lebih jahat dibanding minyak jenuh.

Minyak jenuh dan trans ini berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi berlebih. Dampak utamanya adalah penyakit jantung. Lebih baik mengganti proses menggoreng (deep frying) dengan proses masak yang lebih sehat. Seperti menumis, memanggang, dan pan-frying.

sumber: pinterest
sumber: pinterest

Jangan Terlalu Banyak Menggunakan Butter Atau Margarin

Utamakan pemakaian minyak sehat untuk memasak, seperti olive oil dan minyak kelapa. Ingat, gunakanlah olive oil atau minyak zaitun sebagai salad dressing, dan bukan untuk menumis dan memanggang, karena jenis minyak ini akan menjadi rusak bila dipanaskan. Untuk menumis dan memanggang, gunakanlah minyak kelapa yang lebih tahan terhadap suhu panas. Jika kamu ingin mengkonsumsi butter atau margarin, maka gunakan dalam batas wajar. Sebab bahaya margarin atau mentega adalah meningkatkan kadar kolesterol karena kandungan lemak jenuh di dalamnya.

Batasi Jumlah Garam

Kalau kamu mau sehat, kamu harus mulai membatasi penggunaan garam pada setiap maskananmu. Akan lebih baik jika kamu menggunakan garam yang beryodium untuk memasak. Perlu kamu ingat, konsumsi garam yang tinggi dapat menyebabkan tingginya kadar natrium di dalam darah. Hal ini menyebabkan volume darah meningkat, sehingga tekanan darah juga naik. Hal ini berujung pada berbagai gangguan kesehatan lain, seperti hipertensi, stroke dan gagal jantung.

Jangan Terlalu Lama Memasak Sayuran

Ada tiga cara menikmati sayuran, yaitu direbus, dikukus, dan dimakan mentah. Namun studi menunjukkan bahwa proses memasak sayuran dengan cara direbus atau dikukus adalah paling tepat. Cara ini bisa memecahkan lapisan luar yang keras dan struktur seluler dan memudahkan tubuh untuk menyerap nutrisi dari sayuran.

Tetapi, merebus atau mengukus sayuran pun harus sesuai dengan waktu yang tepat. Menurut Healthy Eating, sayuran yang direbus terlalu lama akan merusak vitamin yang terkandung dalam sayuran. Jadi, ada nutrisi pada sayuran yang disebut water-soluble vitamins, yang larut dalam air. Jadi, semakin lama sayuran itu direbus, akan semakin banyak vitamin yang terbuang atau keluar. Waktu yang ideal untuk merebus sayuran rata-rata selama 4 – 6 menit atau 5 – 10 menit.

Jangan Gunakan Tepung Putih Dan Semua Bahan Makanan Yang Terbuat Dari Tepung Putih.

Tepung merupakan butiran halus yang didapatkan dari pengolahan biji-bijian dengan menghilangkan serat dan gizinya. Tepung merupakan salah satu bahan yang mengandung karbohidrat rafinasi.

Karbohidrat rafinasi merupakan karbohidrat yang telah melalui banyak proses sampai menjadi makanan yang kamu makan. Proses ini menghilangkan lapisan benih, dedak, serat, vitamin, dan mineral. Sehingga, yang tersisa adalah butiran halus dengan kandungan gizi sangat sedikit, bahkan mungkin tidak ada.

memasak sehat tanpa menggunakan tepung putih
sumber: pinterest

Hindari Penggunaan MSG

Peneliti menemukan bahwa individu yang mengonsumsi MSG dalam jumlah tinggi (4.2 gram per hari) lebih rentan terhadap obesitas daripada orang-orang yang mengonsumsi MSG masih dalam batas wajar atau malah sedikit sekali (0,4 gram per hari). Lebih baik kamu gunakan berbagai bumbu segar maupun kering seperti jahe, kunyit, bawang putih, daun mint, daun peterseli, dan sebagainya, karena bumbu-bumbu ini memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan tubuh.