Ilustrasi foto. urusandunia.com

Bisa cara menyetir mobil sepertinya sudah menjadi kebutuhan. Tingkat kehidupan manusia semakin hari semakin meningkat karena tuntutan perkembangan zaman. Memiliki mobil salah satu bukti otentik seseorang mapan secara materi. Itu secara kasat mata ya. Nggak peduli mobil itu terbeli dengan cara mencicil. Tapi saat ini menyetir mobil sepertinya jadi sebuah keharusan. Karena bisa saja karena karir bagus, maka Anda diberi jabatan. Lalu ada fasilitas mobil kantor yang harus Anda bawa sendiri. Kalau nggak bisa menyetir mobil gimana dong? Karena kantor memberi mobil, tentu berhitung ya, agar Anda lebih produktif lagi.

Namanya bisnis ya bisnis. Perusahaan mengeluarkan uang untuk Anda, tentu hasilnya harus sekian kali lipat. Keuntungan memberi Anda fasilitas kendaraan benar-benar harus ada. Kalau sudah begini? Haruskah Anda menyerah gara-gara tidak bisa menyetir mobil? Nggak dong! Menyerah artinya kalah! So, tunggu apa lagi? Ya belajar cara menyetir mobil! Bisa cepet kok! Seminggu juga bisa kalau tekun berlatih.

Jangan bingung atau panik jika Anda belum bisa menyetir mobil kantor ataupun mobil pribadi. Nah, coba baca informasi penting bagi Anda yang berminat atau sedang dalam proses belajar menyetir mobil. Sebaiknya Anda menyimak 8 tips cara menyetir mobil untuk pemula berikut ini.

1. Percaya diri

Semua hal yang kasat mata akan bisa dipelajari. Siapa pun bisa mempelajarinya. Termasuk cara menyetir mobil. Bukankah Anda sering naik mobil sebagai penumpang? Entah naik angkutan kota, taxi, mobil teman atau saudara, bahkan mobil kantor. Perhatikan cara para pengemudinya menyetir. Mudah kan sepertinya? Asal Anda yakin, percaya diri bisa menyetir, maka semua akan bisa Anda lakukan pada saatnya.

2. Cek tuas rem mobil.

Ingat ya, hal pertama kali yang harus dilakukan sebagai sopir pemula saat masuk ke dalam mobil adalah mengecek tuas rem parkir. Tuas itu harus sampai bunyi ‘krek’ supaya roda-roda mobil benar-benar terkunci dan tidak bergerak. Dengan tuas rem parkir yang mengunci sempurna, maka mobil tidak akan mudah bergeser ke depan atau ke belakang dengan sendirinya. Sehingga potensi kecelakaan bisa diminimalisasi. Hal ini untuk menyamankan dan mengamankan Anda.

3. Cek transmisi

Setelah hand brake dicek, hal kedua yang dilakukan adalah mengecek transmisi. Kalau belum memiliki feeling, cara yang dilakukan bisa dengan injak koplingnya pelan-pelan. Masukkan gigi satu, kembalikan lagi ke netral. Ini jika Anda menggunakan mobil manual. Kalau mobil matic akan lebih mudah.

4. Nyamankan duduk Anda.

Berikutnya adalah mengatur posisi duduk Anda secara benar. Posisi duduk akan menentukan seberapa nyaman belajar mengemudi. Seberapa nyaman Anda mendapatkan feeling. Jadi sebelum jalan, alangkah baiknya posisi duduk itu disetel terlebih dahulu. Harus tepat semua posisinya.

5. Jalan butuh spion.

Setelah posisi duduk diatur sesuai dengan kebutuhan, selanjutnya adalah menyetel kaca spion supaya dapat posisi yang baik dan bisa dijangkau mata. Nah, zaman sekarang ini sudah cukup canggih, karena sudah ada spion yang ada tombolnya. Jadi jangan sampai spion elektrik ini ditekuk secara manual karena pasti akan patah. Tombol spion elektrik biasanya berada di bawah sebelah kanan setir. Anda harus perhatikan benar posisi spion yang akan menuntun jalan mobil.

6. Sabuk pengaman

Foto cekpremi.com

Jika semuanya sudah dicek, dan mesin akan dinyalakan jangan lupa memakai sabuk pengaman terlebih dahulu. Safety belt sangat diwajibkan karena ini salah satu perlengkapan yang akan menjaga kita dari kecelakaan. Jangan sampai saat mobil sudah mulai jalan berkendara baru dipasang. Hal itu sangat berbahaya.

7. Cek bunyi klakson

Setelah 5 tahapan di atas, sebelum menyalakan mesin mobil dan memulai latihan mengemudi, jangan lupa pencet klakson satu kali untuk mengecek apakah klakson berfungsi atau tidak. Tujuannya untuk menghindari, siapa tahu di depan mobil kita ada anak-anak ataupun binatang-binatang kecil misalnya kucing ada yang sedang tidur depan mobil atau di kolong mobil. Supaya mereka kaget dan bisa pergi, jadi Anda bisa berkendara dengan aman. Nggak bisa dibayangkan jika Anda menyetir mobil yang klaksonnya mati. Hal ini akan membahayakan orang lain tentu saja.

8. Blindspot

Hal ini berhubungan dengan kaca spion, pengemudi pemula jangan lupakan yang namanya blindspot. Yang dimaksud blindspot adalah titik buta, di mana si pengendara tidak bisa melihat kondisi di luar mobil, biasanya ada di sebelah kanan kiri, yang tidak bisa dijangkau oleh kaca spion. Jadi saat berkendara, jika Anda hendak pindah jalur, lihat dulu spion kanan kiri. Kalau sudah memastikan aman kanan kiri, baru bisa pindah jalur.

9. Chek panel instrument

Ini sangat penting. Hal terakhir yang perlu diperhatikan pemula saat mulai menjalankan mobil adalah memperhatikan panel instrumen di dashboard. Jangan sampai ada salah satu indikator di panel instrumen nyala, misalnya indikator check engine menyala malah dicuekin saja. Padahal itu bermasalah, sehingga jika ada apa-apa di jalan Anda bisa bingung sendiri.

10. Jangan panik

Setelah semua teori di atas dilakukan, Anda perlu ketenangan saat megemudikan mobil. Menyetir mobil itu praktik, jadi akan lancar jika Anda sering mengasahnya. Rajinlah berlatih dan bisa membaca medan jalan. Dengan demikian Anda akan memiliki feeling kuat untuk mengamankan perjalanan Anda.

11. Berpikirlah ada penumpang

Safety first, hal utama dalam menyetir mobil. Hati-hati, waspada, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas menjadi hal yang wajib Anda lakukan. Jangan berpikir Anda hanya sendiri di dalam mobil. Berpikirlah bisa menyelamatkan orang lain yang menjadi penumpang Anda, meskipun hanya Anda sendiri di dalam mobil. Ingat ya, bahwa seorang pengemudi itu adalah pemimpin, kapten yang harus bisa membawa kapalnya ke dermaga tujuan dengan selamat.

Itulah beberapa tips yang perlu diperhatikan bagi Anda pengemudi pemula, dan jangan lupa tentu saja selalu berdoa, baik sebelum dan selama menyetir mobil.

Author : Damay