Review Film: Project Power, Perburuan Pil Ajaib Pemberi Kekuatan Super (foto: Netflix)
Review Film: Project Power, Perburuan Pil Ajaib Pemberi Kekuatan Super (foto: Netflix)

DOMIGADO – Di bulan Agustus lalu Netflix merilis sebuah film orisinal mereka yang berjudul Project Power. Film Project Power bertemakan fiksi-ilmiah dan superhero dengan dibintangi oleh sejumlah aktor Hollywood ternama, seperti Joseph Gordon-Levitt, Jamie Fox, Rodrigo Santoro, dan juga Dominique Fishback. Seperti apa cerita film Project Power? Dilansir dari Kincircom, berikut ulasannya.

Sinopsis

Project Power menceritkan tentang sebuah pil misterius yang mampu memberikan penggunanya kekuatan super dengan durasi lima menit. Namun sayangnya, pil tersebut kerap digunakan oleh orang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan kejahatan. Hal inilah yang kemudian membuat seorang pensiunan tentara, remaja pengedar obat, serta polisi lokal melacak dalang di balik pembuatan pil tersebut.

Pensiunan tantara bernama Art alias The Major (Jamie Foxx) adalah sosok yang paling berniat untuk mencari tahu hal ini. Hal ini dilakukan Art karena pihak yang memproduksi pil super tersebut telah menculik putri semata wayangnya. Setelah melakukan penyelidikan, Art pun mulai menemukan titik terang terkait organisasi tersebut lewat seorang remaja bernama Robin (Dominique Fishback).

Robin dikisahkan sebagai remaja yang memperjual belikan pil super tersebut dengan tujuan untuk membeli obat demi ibunya yang tengah sakit. Dalam menjalani aksinya ini, Robin ditemani oleh seorang polisi bernama Frank (Joseph Gordon-Levitt) yang melindunginya saat ada masalah. Saat Robin diculik oleh Art untuk mencari info tentang sumber pilnya, Frank pun langsung mencari tahu keberadaan sang remaja dan menyelamatkannya.

Namun, sebenarnya Frank juga memiliki tujuan lain. Dia justru menganggap Art sebagai dalang dari pil super yang mengakibatkan banyaknya tindakan kriminal di kotanya. Jalan cerita dari film ini pun semakin rumit setelah titik ini. Film yang disutradarai Henry Joost & Ariel Schulman (Paranormal Activity 4) ini memiliki premis kisah yang sangat intriguing.

Sinematografi

Project Power tetap menyajikan visual yang cukup menarik, terutama saat penggunaan pil supernya. Setiap kali seseorang mengonsumsi pil tersebut, adegan dibuat menjadi slow motion untuk menunjukkan besarnya kekuatan dari pil tersebut. Kemudian, adegan akan dipercepat dan membuat momen pertarungan menjadi lebih epik.

Bahkan, pertarungan di akhir film dengan momen slow motion yang sangat lamban dan mengindikasikan jika kekuatan yang ada di adegan tersebut sangat dahsyat. Sayangnya, momen visual superpower ini kurang terasa dalam film karena faktor minimnya eksplorasi karakter yang menggunakan pil tersebut.