5 band Indonesia bergenre emo yang wajib kamu tau (foto: the new yorker)
5 band Indonesia bergenre emo yang wajib kamu tau (foto: the new yorker)

DOMIGADO – Seperti yang kita tau, Emo adalah salah satu gaya musik rock yang melodius, disertai lirik yang ekspresif dan berisi pengakuan. Beberapa band luar negeri bergenre emo yang terkenal adalah Dashboard Confessional, Fall Out Boy, My Chemical Romance, dan masih banyak yang lainnya. Di Indonesia sendiri, kita punya beberapa band bergaya Emo yang tidak kalah secara kualitas bermusiknya.

Pengertian Emo

Dilansir dari laman Wikipedia, Emo mulai populer sebagai gaya musik pada awal 2000-an mengikuti kesuksesan Jimmy Eat World dan Dashboard Confessional yang laris rekamannya hingga mendapat piringan platina, dan munculnya subgenre baru dari emo berupa screamo yang lebih agresif. Istilah emo dipakai oleh kritikus musik dan wartawan untuk menyebut musik yang dibawakan.

Selain mengacu kepada musik, emo secara umum sering dipakai untuk menggambarkan hubungan khusus antara penggemar dan artis, dan menjelaskan unsur-unsur yang terkait seperti busana, budaya, dan tingkah laku. Asal usul dari istilah emo tidaklah begitu pasti, tetapi paling tidak sudah dikenal sejak tahun 1985.

Menurut Andy Greenwald penulis buku Nothing Feels Good: Punk Rock, Teenagers, and Emo, “Asal usul istilah emo diselubungi misteri, tetapi pertama kali muncul sebagai kebiasaan umum pada 1985. Teori lain mengatakan istilah emo berasal dari penonton konser Embrace. Mereka meneriakkan kata “emocore” yang dimaksudkan sebagai ejekan bagi Embrace.

Penggemar emo mengklaim bahwa MacKaye yang menciptakan istilah emo untuk mengejek dirinya sendiri di majalah, atau istilah tersebut berasal dari ciptaan Rites of Spring. Walapun demikian, Oxford English Dictionary mencatat bahwa istilah emo-core pertama kali digunakan tahun 1992, sementara istilah emo mulai dikenal pada tahun 1993.

Kata emo pertama kali muncul di media cetak pada tahun 1995 di majalah New Musical Express. Nah, tidak usah berlama-lama lagi, dolansir dari berbagai sumber, berikut Domigado rangkum 5 band Indonesia bergenre Emo yang kualitasnya tidak bisa diragukan lagi.

Band Indonesia bergaya Emo

1. Band Emo Eleventwelfth

Dilansir dari laman Djarumcoklat, menjadi pengusung Emo yang kian digandrungi oleh beberapa khalayak saat ini, perlahan membawa nama Eleventwelfth semakin dikenal. Terlebih selepas perilisan mini albumnya di bawah naungan Six Thirty Recordings dan kolaborasinya dengan sosok Asteriska (vokalis Barasuara) dalam lagu “Your Head as My Favourite Bookstore”.

Eleventwelfth kembali memberikan kabar berupa tayangnya video klip kedua dari lagu hasil kolaborasinya bersama Asteriska. Video klip kedua dari Elventwelfth berjudul “Your Head as My Favourite Bookstore” didedikasikan untuk sosok para ayah yang telah tiada. Lebih tepatnya, lagu “Your Head as My Favourite Bookstore” bercerita tentang kehilangan seorang ayah yang sangat berarti dan berharga bagi sang anak.

Tapi, anak tersebut tak tahu di masa akan datang dapat mengulang kembali semua hal yang telah dilalui bersama sang ayah. Secara musikalitas, lagu ini cukup easy listening untuk dinikmati. Dalam penyajian visualnya, Eleventwelfth menghadirkan sosok wanita dan juga pengambilan gambarnya cukup sederhana seakan pononton sedang berinteraksi bersama wanita tersebut.

2. Band Emo Beeswax

Beeswax, grup musik beraliran Indie Rock yang bernuansa Emotive ini berasal dari kota Malang. Beeswax yang terdiri dari Bagas Yudhiswira (voc), Raveizal Ario Sayoga (voc/gitar), Putra Vibrananda (voc/bass), dan R. Yanuar Ade (drum) juga mempunyai harapan agar penikmat musik lebih melirik band-band asal Kota Malang lainnya.

Beeswax sebenarnya terbentu dari tahun 2014, pengerjaan materi kebanyakan yang digarap Bagas didalam kamarnya. Vino dari Haum Entertainment yang mendengarnya, tertarik untuk merilis materi Beeswax, akhirnya Bagas pun mengajak beberapa personil lain untuk bikin format band. Dari situlah Beeswax terbentuk.

3. Murphy Radio

Murphy Radio adalah band yang berasal dari kota Samarinda. Band ini melesat dari sekumpulan penggila musik yang berkumpul mengulik musik bersama sekaligus membicarakan tentang album-album rock skillfull favorit mereka. Sampai akhirnya mereka sepakat membuat band Math-rock untuk sekadar menujukkan kebolehan menghitung ketukan yang luar biasa.

Dilansir dari laman Pophariini, band yang digawangi Wendra (Gitar), Akbartus Ponganan (Drums) dan Aldi Yamin (Bass) ini dengan mudah digaet oleh label independen asal Singapura, An ATMOS Initiative. Dan sebagai pemanasan albumnya yang dirilis 18 Agustus 2018, Murphy Radio melepas single “Gracias” yang bisa ditilik di akun bandcamp milik label tersebut.

“Gracias”, judul lagu ini adalah sebuah komposisi musik yang berangkat dari rasa terima kasih para personil Murphy Radio kepada semua orang yang telah mendukung dan mengapresiasi serta menjadi bagian dalam perjalanan mereka.

4. Band Emo Hulica

Jika kota Malang punya Beeswax dan Jakarta dengan Eleven Twelfh, maka Bandung menawarkan unit math-rock/emo mereka, Hulica. Ditukangi 3 anak muda kreatif, Hulica pun secara berani melempar single perdananya pada para penikmat musik lokal, And On That Day, Our Captain Went Off The Deck.

Dilansir dari laman Kapanlagi, Djodi Fauzan (vokal/bass), Erwin Zakaria (gitar/vokal) dan Dimaz Ramadhan (drum) menawarkan tatanan musik yang kompleks, namun tetap mudah diterima oleh telinga. selain karakter musik math-rock dengan riff bernada tinggi, low-distorted guitar dengan sound khas ala American Midwest Emo jadi salah satu hal yang cukup jelas terasa.

5. Aillis

Dilansir dari laman Djarumcoklat, Aillis band berasal dari Bandung, Indonesia. Berdiri sejak akhir tahun 2015 dengan mengusung genre emo/midwest/twinkledaddies/skramz, terdiri dari 4 personil, yaitu Akhyar (vocal), Fikri (gitar), Yudha (bass) dan Haris (drum). Influence Aillis sendiri lebih merujuk kepada cap n jazz, suis la lune, tiny moving parts dan lain-lain. Aillis memiliki sebuah EP album berjudul “Believe 114”  yang dirilis oleh Benalu Records pada awal Februari 2017.