One Ok Rock berhasil membawa music rock Jepang mendunia (twitter.com/ONEOKROCK_japan)
One Ok Rock berhasil membawa music rock Jepang mendunia (twitter.com/ONEOKROCK_japan)

DOMIGADO – Perjalanan asal Jepang One Ok Rock yang berhasil membawa musik rock Jepang mendunia memang patut disimak. One Ok Rock yang beranggotakan Toru (Gitaris), Taka (Vokal), Tomoya (Drum), dan Ryota (Bass), sejatinya akan menggelar konser di Indonesia pada tahun lalu, namun karena pandemi yang melanda dunia, konser One Ok Rock yang rencananya akan digelar di Jakarta akhirnya dibatalkan.

Sebelum menjadi tenar seperti sekarang, perjalanan One Ok Rock terbilang tidak mudah. Dilansir dari laman Menspireid, debut pertama mereka dimulai pada tahun 2005. Lalu pada tahun 2007 One Ok Rock mengeluarkan album pertamannya yang berjudul Zeitakubyō. Bagi kalian penggemar One Ok Rock pasti sudah sangat mengenal vokalis yang memiliki suara emas yaitu Takahiro Moriuchi atau biasa kita kenal dengan sebutan Taka.

Taka Sebelumnya anggota Boyband

Perjalanan kisah sukses Taka menjadi vokalis One Ok Rock tidaklah mudah. Sebelum One Ok Rock dia pernah bergabung di sebuah boyband bernama News pada saat ia SMP. Namun sayangnnya ada kejadian tidak mengenakan yang memaksa Taka untuk keluar dari boyband tersebut. Ia tertangkap oleh Paparazii sedang merokok di sebuah bar.

Sebelum menjadi vokalis One Ok Rock, Taka adalah anggota boyband (foto: helloasia.com)
Sebelum menjadi vokalis One Ok Rock, Taka adalah anggota boyband (foto: helloasia.com)

Management Johnny’s Entertainment tempat ia bernaung tidak ingin citra management mereka buruk maka Taka terpaksa dikeluarkan. Struggle lainnya adalah kurang disetujuinnya oleh kedua orang tua Taka terkait pilihan karirnya di sebuah entertainment. Ia selalu dilarang jika ingin melakukan kegiatan band atau bernyanyi, yang merupakan hobbynya sejak kecil. Tetapi karena kegigihannya ia berhasil bangkit dan menunjukkan kepada orang tuannya bahwa dia bisa sukses.

Di salah satu albumnya, Taka pernah menulis lagu yang bercerita tentang cara ia meyakinkan orang tuanya tentang impiannya yang ia pilih sekarang yang berjudul “Hard To Love”. Setelah karirnnya dengan boyband Taka bergabung dengan band Chivalry. Dari segi genre band Chivalry bukan band yang ia impikan selama ini tetapi karena ingin bertahan hidup ia harus berada dalam band tersebut.

Diciduk sang Gitaris One Ok Rock

Pada saat band Chivalry manggung di suatu festival, ada salah satu personel One Ok Rock bernama Toru (Gitaris) mengajak Taka untuk bergabung menjadi vokalis, tetapi Taka tidak langsung mengiyakan. Toru sangat inisiatif mengajak Taka maka akhirnya Taka mencoba untuk melakukan latihan bareng.

Diawal Taka masuk kedalam band ia sempat tidak disukai oleh 2 personel Ryota (Bass) dan  Alex (Gitaris). Lalu ia diajak bernyayi dan Toru langsung terkesan dengan suara emas milik Taka dan ia yakin bahwa Taka harus menjadi vokalis utama. Awalnya Taka menolak mengingat ia tidak disukai dalam band tetapi pada akhirnya ia diyakinkan oleh Toru untuk menjadi vokalis utama.

2 Personel One Ok Rock Didepak Pulang

Pada saat perjalanan One Ok Rock ada 2 personel yang terpaksa keluar yaitu Yu Konayagi (drumer) dan Alex (gitaris). Di tengah perjalanan kisah sukses, Yu Konayagi (drumer) tidak diizinkan oleh orang tuannya untuk bermain musik. Lalu bergabung drumer baru bernama Tomoya. Tidak lama setelah itu Alex sang gitaris terlibat dengan skandal dengan seorang siswi berusia 19 tahun, lalu ia terpaksa dikeluarkan pada mei 2009.

Setelah Alex keluar akhirnnya One Ok Rock resmi menjadi 4 anggota yaitu Toru (Gitaris), Taka (Vokal), Tomoya (Drum), dan Ryota (Bass). Setelah Alex tidak lagi sebagai bagian member, mereka mulai membuat sebuah album baru berjudul “Niche Syndrome” di Juni 2010, tidak butuh waktu lama album ini masuk di Top 4 Oricon.inc dan nama One Ok Rock mulai dikenal oleh semua negara.

Lagu yang terkenang di hati

Perjalanan kisah sukses band asal Jepang ini juga mulai dikenal secara international dari masuknnya 1 lagu berjudul “Heartache” yang merupakan OST dari film versi live action Samurai X, Rurouni Kenshin pada 2012. Lagu yang berjudul “The Beginning” berhasil disaksikan sebanyak 120 juta kali di Youtube.

Lagu lainnya adalah “Whereever You Are” sampai pada salah satu live mereka ia memiliki versi live yang bagus sampai semua penonton ikut bernyanyi. Lagu di album barunya  seperti “Chaosmyth”, “last dance”, “stand out fit in”. Lagu clock Strikes berhasil disaksikan sebanyak 90 juta kali di youtube.

Memiliki lagu single dengan kolaborasi dengan penyanyi luar negri seperti Avril Lavigne, Simple Plan, Agains The Currents, 5 Second of Summers. Mereka menghasilkan single seperti “Summer Paradise” dengan Simple Plan, “Listen” dengan Avril Lavigne, “Dreaming Alone” dengan Against The Current, “Take What You Want” dengan 5 Second of Summers. Single lagu-lagu tersebut menjadi perjalanan kisah sukses band ini menjadi lebih lebar di dunia international.

Kisah perjalanan sukses One Ok Rock semakin nyata suksesnya karena menyabet beberapa penghargaan international seperti MTV Europe Music Award menjadi Best Japanese act. Selain itu, mereka mendapatkan penghargaan di MTV video Music Awards Japan, Classic Rock Roll of Honour Awards. Tidak hanya itu, ada pula dua penghargaan lainnya dari Rock Sound Awards pada 2017 dan 2018, dan Space Shower Music Video Awards.