DOMIGADO – Sebagai warga negara Korea Selatan yang berjenis kelamin laki-laki. BTS memiliki kewajiban untuk menjalankan wajib militer seperti warga negara laki-laki lainnya. Member tertua BTS yaitu Jin Bts atau Kim Seok Jin, akan segera memasuki batas akhir penundaan wamilnya.

Pamor dan popularitas BTS memang tidak boleh diragukan lagi, kekuatan dan pengaruh mereka bukan hanya sekedar sebagai boyband K-Pop yang digemari saja. BTS telah menjadi salah satu asset berharga bagi Korea Selatan. Popularitas BTS bahkan mempengaruhi ekonomi Negeri Gingseng tersebut di berbagai sektor. Mulai dari sektor pariwisata, di mana BTS mendatangkan jutaan turis ke Korea Selatan demi menghadiri konser-konsernya.

Kemudian sektor perdagangan dan branding di mana BTS terlibat sebagai brand ambassador. Terkenalnya BTS di seluruh dunia tanpa membuang identitas mereka sebagai orang Korea Selatan. Otomatis BTS juga menyebarkan budaya Korea Selatan bersama dengan popularitasnya.

Jin sebagai Brand Ambassador Fila
Jin sebagai Brand Ambassador Fila

Di tengah popularitas dan banyak keuntungan yang didapatkan dari aktifnya BTS sebagai penyanyi. Pemerintah Korea Selatan pun melihat adalah suatu kerugian jika member BTS tetap diwajibkan untuk melakukan wajib militer. Pasalnya jika member BTS melakukan wajib militer itu artinya member itu harus berhenti total dari aktivitasnya sebagai penyanyi.

Vakumnya BTS mungkin tidak berpengaruh besar pada popularitas BTS sendiri. Karena fandom BTS yaitu ARMY akan menunggu sampai member BTS aktif kembali. Justru yang akan menerima banyak kerugian dari vakumnya BTS adalah Negara Korea Selatan sendiri. Karena mereka kehilangan salah satu asset negara yang sangat kuat pengaruhnya. 

Sejak BTS menjadi Kpop Idol pertama yang berhasil mendapatkan piala di Billboard Music Awards. Wacana penangguhan wajib militer bagi BTS pun mulai merebak. Bahkan hal ini berasal dari badan legislatif Korea Selatan sendiri. Di mana menurut mereka, BTS pantas  mendapatkan pengecualian untuk tidak mengikuti wajib militer. Akan lebih menguntungkan bagi negara jika BTS tetap aktif dan berkarya.

Penangguhan terhadap wajib militer bagi member BTS, terutama Jin yang dalam waktu dekat ini akan melaksanakannya. Menuai banyak pro dan kontra dari pemerintahan dan fandom sendiri.  Baru-baru ini, pada 14 September 2020 kemarin di sebuah sesi tanya jawab. Calon Menteri Pertahanan Korea Selatan Seo Wook. Mengungkapkan pendapatnya mengenai pembebasan wajib militer bagi BTS. Beliau telah mengirimkan surat pertanyaan dan jawab tertulis pada Komite Pertahanan Nasional.

Seo Wook yang juga menjabat sebagai kepala Staf Jendral Angkatan Darat Korea Selatan tersebut menyatakan. Bahwa pengecualian wajib militer khusus artis budaya pop berbakat adalah masalah di mana konsesus nasional harus didahulukan. Untuk memutuskannya diperlukan diskusi yang memadai.

Kim Seok Jin
Kim Seok Jin

Pada awal Bulan September sendiri yaitu pada tanggal 03 September 2020. Perwakilan dari Partai Demokrat  Korea telah mengusulkan revisi Undang-Undang Dinas Militer. Revisi tersebut meliputi kemungkinan untuk penundaan wajib militer bagi seniman budaya pop. Terutama untuk mereka yang dinilai telah memberikan kontribusi yang siginifikan bagi peningkatan martabat Korea Selatan.

Penundaan ini dimungkinkan melalui rekomendasi dari Menteri Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata. Walaupun tidak mendapat pengecualian jika revisi undang-undang ini diresmikan maka BTS akan memiliki lebih banyak waktu untuk berkarir sebelum wajib militer.  Namun dari pihak BTS sendiri telah menyatakan bahwa mereka akan tetap melakukan wajib militer. Sebagai warga negara mereka akan melakukan wajib militer sesuai dengan hukum yang berlaku.