Bagus Kahfi gagal ke FC Utrecht, Barito Putera banjir kecaman (foto: screen capture Instagram @baguskahfiii)
Bagus Kahfi gagal ke FC Utrecht, Barito Putera banjir kecaman (foto: screen capture Instagram @baguskahfiii)

DOMIGADO – Striker andalan Timnas U19 Bagus Kahfi dikabarkan gagal bergabung dengan salah satu klub elit Belanda FC Utrecht. Kegagalan transfer tersebut disinyalir karena Klub asal Bagus Kahfi, Barito Putera tidak memberi respon atas tawaran pihak FC Utrecht. Mendengar kabar ini, Netizen pun ramai-ramai mengecam Barito Putera di media sosial. Netizen geram karna menganggap Barito menghalangi impian bagus membela FC Utrecht.

Kabar gagalnya kepindahan Bagus Kahfi ke Belanda disampaikan oleh Mirwan Suwarso, perwakilan Resmi Mola TV selaku pemilik program Garuda Select, tim yang sempat diperkuat Bagus saat menjalani tes di Inggris dan Italia.

“Utrecht baru saja menarik tawaran mereka karena tidak mendapat respons dari Barito Putera,” kata Mirwan melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Jumat (27/11) malam.

Dilansir dari laman CNNIndonesia, sebelumnya Barito Putera diberikan batas waktu untuk mengirimkan surat keluar untuk Bagus. Namun, sampai tenggat itu habis Barito belum juga memberikan surat keluar yang jadi persyaratan utama kepindahan Bagus.

“Berdasarkan informasi yang saya terima, sebelumnya mereka [FC Utrecht] sudah bicara via telepon Selasa (24/11) kemarin, dan harusnya Barito Putera mengirim surat keluar untuk Bagus hari ini,” kata Mirwan.

“Mereka [FC Utrecht] menunggu surat pelepasan Bagus hari ini, tapi tidak dikirim. Mereka coba hubungi Ainul [Sekretaris Klub Barito Putera, Ainul Ridha] via WhatsApp, namun tidak dijawab,” imbuhnya.

Lanjut Mirwan, pihak FC Utrecht menyesalkan sikap Barito Putera yang tidak merespons dan memberikan kabar. Alhasil, Bagus tercoret dari alon rekrutan anyar FC Utrecht.

“Mereka [FC Utrecht] menyesalkan tidak adanya respons dari Barito, dan mengucapkan maaf kepada Bagus, namun kini mereka akan merekrut pemain lainnya,” ujarnya.

Peluang Bagus bergabung dengan FC Utrehct terbuka melalui peran Dennis Wise, eks pemain Chelsea yang menjadi pelatihnya ketika mengikuti Program Garuda Select. Dennis Wise yang menjadi pelatih di tim itu melihat perkembangan bakat Bagus yang dianggap mampu untuk didorong tampil ke level yang lebih tinggi, salah satunya bergabung dengan klub sepak bola di Eropa.

Padahal, Utrech selama ini lebih sering mengambil pemain muda yang berasal dari Prancis, Belgia, Brasil, Afrika atau Jerman untuk dibina. Supaya Bagus bisa gabung, Dennis Wise harus melobi dan meyakinkan FC Utrecht untuk memberikan kesempatan kepada pemain 18 tahun asal Magelang, Jawa Tengah itu.

Kribo (julukan Bagus Kahfi) sebenarnya sudah bertemu langsung dengan manajemen Barito Putera beberapa waktu lalu. Dia mengatakan mendapat sinyal positif untuk merapat ke tim asal Belanda. Tapi entah mengapa, sampai tenggat waktu yang diberikan oleh FC Utrecth, malahan Barito Putera tak kunjung menerbitkan surat keluarnya. Setelah Bagus Kahfi mencurahkan isi hatinya di media sosial, dukungan terus mengalir. Sebaliknya di akun Barito Putera banjir kecaman.

Dukungan Bagas Kahfa kepada Bagus Kahfi

Melansir laman Kompascom, Bagas Kaffa turut memberikan dukungan untuk saudara kembarannya, Bagus Kahfi, yang gagal bergabung dengan klub Belanda, FC Utrecht. Lewat postingan di Twitter maupun Instagram pribadinya, Bagus Kahfi tak kuasa menutupi kekecewaannya.

“Karena hal yang saya tidak mengerti, mimpi saya harus terhenti. Janji, janji, janji. Sayang kali ini tidak berarti,” tulis Bagus Kahfi.

Situasi Bagus Kahfi turut menyita perhatian saudara kembarnya yang juga rekan setim di Barito Putera, Bagas Kaffa. Lewat unggahan di Instagramnya, Sabtu (28/11/2020) pagi WIB, Bagas Kaffa memberikan dukungannya.

“Jangan pernah merasa gagal, hidup terus berjalan. Semangat nggeh cah bagus,” tulis Bagas Kaffa.

Sementara itu, melalui fitur Instagram Story, Bagus Kahfi juga menggungah pernyataan 28 Februari 2020 lalu yang sepertinya berbanding terbalik dengan sikap Barito Putera sekarang. Kala itu, Barito Putera menyebutkan di kontraknya bahwa klub tidak akan menghalangi Bagus berkarier di Eropa.

Terkait hal itu, manajer Barito Putera, Mundari Karya, sebelumnya sudah angkat bicara. Dia sejatinya mendukung Bagus Kahfi untuk berkarier di luar negeri.

“Yang penting gini, sekarang cooling down dulu saja untuk masalah ini. Pada prinsipnya kami mendukung pemain main di luar negeri,” kata Mundari Karya kepada awak media, Kamis (26/11/2020) sore WIB.

Pesan dari Dennis Wise Usai Bagus Kahfi Gagal Gabung FC Utrecht

(foto: screen capture Instagram @baguskahfiii)
(foto: screen capture Instagram @baguskahfiii)

Dilansir dari laman Okezonecom, mencoba memberikan dukungan kepada Bagus, Dennis Wise pun turut berkomentar dalam unggahan penyerang 18 tahun tersebut. Wise juga menilai bahwa dalam kasus ini pihak Barito telah benar-benar membuat Bagus kecewa.

“Barito Putera, Anda telah membuat Bagus Kahfi kecewa dengan menghentikan impian indahnya bermain di Eropa. Tetap kuat anakku (Bagus Kahfi),” tulis Dennis Wise di kolom komentar.

Komentar itu pun mendapat tanggapan langsung dari Bagus. Saudara kembar dari Amiruddin Bagas Kaffa itu menuliskan bahwa Dennis Wise telah banyak membantunya selama ini. Maka dari itu Bagus merasa sangat berterima kasih.

“Terima kasih coach. Anda telah banyak membantu saya. Saya tidak akan menyerah,” balas Bagus kepada Wise.

Semangat dan dukungan untuk Bagus juga datang dari rekannya di Timnas Indonesia U-19, Brylian Aldama. Brylian mencoba menguatkan Bagus dengan mengatakan bahwa Tuhan telah mempersiapkan jalan terbaik untuk sang penyerang muda.

“Kamu tetap terbaik. Tuhan tahu mana yang terbaik!!!!” tulis Brylian di kolom komentar.