Wasit rasis, pemain PSG dan Istanbul Basaksehir mogok main (foto: Getty Images)
Wasit rasis, pemain PSG dan Istanbul Basaksehir mogok main (foto: Getty Images)

DOMIGADO – Aksi rasis Kembali mewarnai dunia sepak bola. Laga lanjutan babak penyisihan grup Liga Champion antara tuan rumah PSG melawan Istanbul Basaksehir diwarnai aksi mogok pemain. Kejadian ini dipicu oleh wasit ke 4 Sebastian Coltescu yang melontarkan kata-kata rasis kepada asisten pelatih Istanbul Basaksehir Pierre Webo. Webo pun tidak terima dengan ucapan rasis wasit tersebut. Aksi rasis wasit itupun menjadi trending topik di media sosial.

Dimenit ke-15, wasit Ovidu Hategan mengeluarkan kartu merah untuk asisten pelatih Basaksehir Pierre Webo yang dinilai mencarkan protes terlalu keras. Hategan mengeluarkan kartu merah berdasar saran dari wasit keempat Sebastian Coltescu. Namun sepertinya ada ucapan Sebastian Coltescu yang tidak berkenan di hati Webo.

Webo dan wasit keempat tampak bersitegang. Situasi pun memanas hingga mengundang Demba Ba yang duduk di bangku cadangan tampak emosional dan ikut memprotes Sebastian Coltescu tersebut. Melihat kejadian ini, pemain kedua kubu menepi ke pinggir lapangan untuk melakukan diskusi dengan wasit utama Ovidiu Hategan. Diskusi pun berlangsung cukup lama selama kurang lebih 10 menit.

Para pemain Istanbul Basaksehir kemudian memilih untuk tidak melanjutkan pertandingan. Sikap ini disusul dan diikuti oleh para pemain dari Les Parisiens. Dikutip dari situs The Independent, Sebastian Coltescu disebut menghina Pierre Webo dengan sebutan “negro”. Ucapan Sebastian Coltescu itulah yang memicu Pierre Webo bereaksi keras hingga diusir oleh wasit utama, Ovidiu Hategan.

Kejadian ini menuai banyak kritikan dari warga net. Berawal dari unggahan akun @panditfootball yang meretweet @oluwashina. Dalam Unggahan tersebut menampilkan cuplikan video dimana Demba Ba sedang protes kepada Sebastian Coltescu dengan nada emosi.

“Anda tidak mungkin mengucapkan kalimat ‘pria kulit putih ini’. Jadi, mengapa Anda mengucapkan kalimat ‘pria kulit hitam ini (negro)’. Dengarkan saya, apakah Anda harus mengucapkan kata-kata itu (negro)?” Kata Demba Ba dalam cuplikan video tersebut.

Para warganet pun ramai-ramai mengcam Tindakan rasis tersebut. Selain itu, netizen juga turut memuji aksi Demba Ba yang dinilai berani menyuarakan untuk menolak Tindakan rasis. Tak lama berselang, akun Twitter Istanbul Basaksehir pun melakukan perlawanan dengan mengunggah sebuah jargon ‘No To Rasicm’ dengan lambang UEFA.

Dikutip dari situs BBC Sport, Demba Ba kemudian meminta semua pemain Istanbul Basaksehir untuk tidak melanjutkan pertandingan dan masuk ke ruang ganti. Keputusan walk out Istanbul Basaksehir itu langsung diikuti oleh semua pemain PSG. PSG mengikuti jejak Istanbul Basaksehir setelah kapten tim, Marquinhos, berbicara dengan Demba Ba.

Saat PSG dan Istanbul Basaksehir masuk ke ruang ganti, waktu pertandingan menunjukkan menit ke-24. Di dalam ruang ganti, kedua tim sempat dikabarkan bersedia melanjutkan pertandingan asalkan Sebastian Coltescu digantikan oleh wasit lain. Namun, Istanbul Basaksehir pada akhirnya menolak bermain karena beberapa pemainnya masih marah dan merasa tidak nyaman melanjutkan pertandingan.

Dikutip dari situs The Independent, laga PSG vs Istanbul Basaksehir saat ini berstatus ditunda satu hari sampai Rabu (9/12/2020) waktu setempat. UEFA sendiri sudah mengonfirmasi hal tersebut dan memastikan akan melakukan investigasi dalam waktu dekat.

“Menyusul dugaan insiden yang melibatkan ofisial ke-4, laga PSG vs Istanbul Basaksehir untuk sementara ditangguhkan,” bunyi pernyataan resmi UEFA.

“Setelah berkonsultasi dengan kedua tim, disepakati bahwa pertandingan akan dimulai kembali dengan ofisial keempat yang berbeda.”

“UEFA akan menyelidiki masalah ini secara menyeluruh dan komunikasi lebih lanjut akan dilakukan pada waktunya.”