Lionel Messi akan Meninggalkan Barcelona
Lionel Messi menolak untuk mengikuti tes medis bersama Barcelona (foto: Twitter/@FCBarcelona)

DOMIGADO – Drama antara Lionel Messi dan Barcelona kembali berlanjut. Terbaru, Lionel Messi dikabarkan tak menghadiri tes medis pramusim di Barcelona. Hal tersebut seakan menegaskan bahwa Messi sengaja untuk mengirim sinyal bahwa dirinya sudah tak mau lagi masuk skuad Blaugrana. Dengan melewatkan tes medis pramusim di Barcelona Minggu ini, apakah ini sinyal Lionel Messi akan meninggalkan Barcelona?

Menurut laporan dari Daily Mail, Messi harusnya merapat ke markas latihan Barcelona di Joan Gamper pada pukul 10.00 pagi waktu setempat. Akan tetapi ia sepertinya benar-benar berusaha untuk menghindar dan melawatkan tes medis pramusim yang juga menentukan apakah seorang pemain nanti bisa ikut latihan atau tidak pada awal pekan. Sementara itu menurut laporan dari Marca, Messi telah memberitahukan kepada pihak klub sebelumnya bahwa ia tak akan datang ke tempat latihan. Pasalnya pemain berusia 33 tahun itu meyakini bahwa ia sudah bukan bagian dari klub Barcelona lagi dan Lionel Messi akan meninggalkan Barcelona dengan segera.

Skuad Barcelona lainnya pada hari itu telah tiba di pusat pelatihan Blaugrana, Sant Joan Despi, untuk mengikuti tes kesehatan jelang kampanye musim baru di tengah bayang-bayang virus corona yang terus menghantui. Pelatih kepala baru Ronald Koeman hadir bersama stafnya, dengan Jordi Alba dan Martin Braithwaite dua pemain pertama yang mendarat di pusat latihan tim. Luis Suarez dan Arturo Vidal juga melakukan tes, kendati keduanya telah dihubung-hubungkan dengan isu kepindahan dari Camp Nou dalam beberapa pekan terakhir.

Harapan Messi kepada Barcelona

Drama antara Barcelona dan Lionel Messi kembali berlanjut
Drama antara Barcelona dan Lionel Messi kembali berlanjut (foto: EPA-EFE/ANDREU DALMAU)

Dilansir dari laman Goal.com, Messi sebenarnya masih berharap untuk bisa membuat perpisahan damai dengan Barca, dan ingin duduk dengan direksi klub untuk menyelesaikan perihal kepergiannya sesegera mungkin. Pemain berusia 33 tahun itu memiliki klausul dalam kontraknya yang membuat dia bisa meninggalkan Barca secara gratis di setiap kali musim berakhir. Sayangnya, klausul ini sudah berakhir Juni lalu.

Namun, kuasa hukum Messi memberi bantahan bahwa jeda kompetisi 2019/20 yang diberlakukan karena pandemi virus corona memastikan jika klausul yang dipermasalahkan tetap valid sampai Agustus. Superstar Argentina ini menyerahkan permintaan transfer secara resmi Selasa lalu. Goal bisa memahami, Pep Guardiola telah berkomunikasi dengan La Pulga terkait kemungkinan berpaling ke klub raksasa sepakbola Manchester City.

Ketegangan antara Messi dan pejabat tinggi di Barca mencapai puncaknya setelah Barca dipermalukan secara tragis 8-2 oleh Bayern Munich di perempat-final Liga Champions. Pencetak gol terbanyak Barca ini masih menyimpan ambisi untuk menambah beberapa trofi mayor lagi dalam koleksinya sebelum gantung sepatu. Sementara di Catalonia, Messi merasa sudah tak lagi bisa kompetitif di level tertinggi.