Kalah dari Chelsea, Liverpool menderita 5 kali beruntun di Anfield (foto: twitter @ChelseaFC)
Kalah dari Chelsea, Liverpool menderita 5 kali beruntun di Anfield (foto: twitter @ChelseaFC)

DOMIGADO – Anfield kembali menjadi tempat menyenangkan bagi tim tamu. Kali ini giliran Chelsea yang merasakan indahnya kemenangan dikandang Liverpool tersebut. Dalam laga lanjutan Liga Inggris yang berlangsung Jumat (5/3/2021) dini hari WIB, Liverpool dibuat tak berkutik oleh Chelsea. Chelsea mempermalukan Liverpool dikandangnya dengan skor tipis 0-1.

Liverpool tampil buruk dan cukup kesulitan menghadapi skuat The Blues. Bahkan dalam catatan statistik pertandingan, Liverpool hanya mampu membuat satu shot on target. Satu-satunya tembakan ke gawang baru didapat di menit ke-85. Pasukan Thomas Tuchel yang bermain lebih agresif membuat gol kemenangan di menit ke-42 lewat talenta muda mereka, Mason Mount.

Liverpool yang kembali kalah di kandang, harus melorot ke urutan ketujuh klasemen sementara Liga Inggris dengan 43 poin dari 27 pertandingan. Sementara hasil kemenangan yang diraih Chelsea mengantarkannya ke peringkat empat klasemen sementara Liga Inggris dengan total 47 poin dari 27 pertandingan.

Laporan pertandingan Liverpool vs Chelsea

Dilansir dari laman Detiksport,  Liverpool menekan pertahanan Chelsea sejak menit awal dan sudah mendapat peluang lewat Andrew Robertson di menit ketujuh. Sepakan keras dilepaskan Robertson namun masih melebar. Chelsea membalas di menit ke-11 lewat Timo Werner yang menyambut umpan Ben Chilwell dengan sepakan voli, meski masih melebar dari sasaran.

Chelsea praktis setelah itu menguasai pertandingan dan menekan habis Liverpool. Werner bahkan sudah menjebol gawang Alisson Becker pada menit ke-25, tapi dianulir VAR karena terjebak offside. Liverpool membuang peluang emas pada menit ke-28 saat Sadio Mane mendapat bola dari Mohamed Salah. Tinggal menembak, Mane malah mengeksekusi bola dengan pahanya dan mudah saja bagi Edouard Mendy mengamankannya.

Chelsea yang unggul duluan di menit ke-42 saat serangan balik mampu membongkar pertahanan Liverpool. N’Golo Kante mengirim umpan ke sisi kiri yang ditempati Mount. Usai menusuk dan mengecoh Fabinho, Mount menembak ke tiang jauh tanpa bisa dihalau Alisson. Ini adalah gol ketiga Mason Mount dari delapan laga Premier League bareng Thomas Tuchel.

Liverpool seperti tak berkutik menghadapi perlawanan Chelsea (foto: Phil Noble, Pool via AP)
Liverpool seperti tak berkutik menghadapi perlawanan Chelsea (foto: Phil Noble, Pool via AP)

Pada babak kedua, Liverpool coba menekan pertahanan Chelsea demi mencari gol secepat-cepatnya. Tiga menit setelah restart, Liverpool meminta penalti saat N’Golo Kante menghalau bola crossing Firmino dengan tangan, tapi VAR tidak merestuinya. Satu peluang Chelsea nyaris berbuah gol ketika Hakim Ziyech mendapat ruang bebas di kotak penalti Liverpool.

Beruntung Alisson bisa menepisnya dan Robertson kemudian membuang bola tepat di garis gawang. Liverpool memasukkan Diogo Jota dan Alex Oxlade-Chamberlain di pertengahan babak kedua untuk menajamkan serangan Liverpool. Mohamed Salah malah ditarik keluar dan dia pun terlihat kesal. Sayangnya masuknya Jota dan Chamberlain tak mengubah permainan Liverpool yang belum sama sekali membuat shot on target hingga menit ke-70.

Sementara, Chelsea lebih banyak bertahan dan melakukan serangan balik. Ada satu kans didapat Trent Alexander-Arnold pada menit ke-61 tapi bola tembakannya bisa diadang oleh Antonio Ruediger sebelum sampai ke gawang Mendy. Sementara, Alisson kembali harus menggagalkan peluang Chelsea pada menit ke-76 lewat sepakan Werner dari sudut sempit.

Liverpool mendapat peluang on target pertamanya pada menit ke-85 saat kemelut di depan gawang Chelsea terjadi dan bola liar ditanduk Wijnaldum yang tepat di tangkapan Mendy. Hingga akhir laga Liverpool vs Chelsea, skor 1-0 bertahan untuk kemenangan tim tamu.