Leicester kembali ancam puncak klasemen usai libas Chelsea 2-0 (foto: Getty Images)
Leicester kembali ancam puncak klasemen usai libas Chelsea 2-0 (foto: Getty Images)

DOMIGADO – Leicester City Kembali menunjukan diri sebagai tim yang patut diperhitungkan di Liga Inggris usai kalahkan Chelsea. Leicester berhasil menggilas Chelsea dengan skor 2-0 dalam laga lanjutan liga Inggris yang berlangsung di King Power Stadium, Rabu (20/1/2021) dini hari WIB. Berkat kemenangan atas Chelsea tersebut, Leicester menggeser posisi MU di puncak klasemen sementara Liga Inggris.

Laporan Pertandingan

Dari awal dimulainya pertandingan, Leicester City bermain cukup agresif. The Foxes berhasil mengejutkan The Blues Chelsea pada menit keenam. Skema sepak pojok yang cantik, Marc Albrighton yang mencoba mengirimkan umpan ketengah dan gagal disambut dengan baik oleh Harvey Barnes, namun Wilfred Ndidi datang dari belakang menyambut bola dengan sepakan kerasnya yang kemudian langsung meluncur masuk ke gawang Eoudard Mendy. Leicester memimpin 1-0.

Chelsea pun berusaha untuk merespon gol tersebut dengan membangun serangan lewat sisi lapangan. Beberapa umpan silang matang dilepaskan, namun pertahanan kokoh pemain belakang Leicester selalu mampu untuk menghalau bola. Pada menit ke-15, Leicester Kembali mengancam gawang Chelsea, namun sayang tembakan keras James Maddison dari luar kotak pinalti masih membentur tiang gawang.

Tim asuhan Brendan Rodgers beberapa kali mampu memanfaatkan sisi kiri Chelsea yang terlihat begitu rapuh. Ben Chilwell beberapa kali terlihat minim bantuan dalam meredam tekanan. Namun usaha The Foxes masih belum membuahkan hasil. Sebaliknya, Recce James malah berhasil membuat ancaman ke gawang Leicester. Melalui penetrasi dari sisi kanan kemudian masuk ke kotak penalty dan melepaskan tendangan keras, namun sayang bola tembakannya berhasil di tepis Kasper Schmeichel.

Pada menit ke-25, Leicester Kembali mengancam lewat tendangan keras Albrighton dari luar kotak penalty, namun Mendy masih perkasa untuk melakukan penyelamatan. Di menit ke-32, Chelsean mendapatkan peluang emas, namun Callum Hudson-Odoi malah membuang peluang. Tembakan jarak dekat yang dilakukannya masih menyamping dari target. Chelsea pun gagal menyamakan kedudukan.

Leicester semakin bereaksi keras, pada menit ke-33, Jamie Vardy nyaris membobol gawang Chelsea. Bola cungkilannnya berhasil melewati Mendy, namun sayang arahnya masih melenceng dari gawang. Usaha keras Leicester pun membuahkan hasil di menit ke-41. Umpan lambung Albrighton ke kotak penalti Chelsea langsung disambar dengan tembakan keras Maddison. Leicester berhasil memperbesar keunggulan 2-0 hingga peluit Panjang babak pertama ditiup.

Pada awal babak ke-dua, Pasukan Frank Lampard mencoba untuk bermai lebih agresif. Kesempatan pun datang di menit ke-50, namun sayang bola sundulan Tammy Abraham masih mampu dibendung oleh Schmeichel. Dua menit berselang gantian Leicester mengancam. Jonny Evans berhasil menanduk bola, tapi Mendy masih sigap untuk menghentikan. Chelsea kembali gagal mencetak gol di menit ke-53. Upaya dari Reece James belum mampu merobek gawang The Foxes.

Mendy membuta penyelamatan bagus di menit ke-57. Dia sukses menghalau bola tembakan Youri Tielemans dari jarak dekat dengan kaki sebelah kiri. Chelsea sempat berhasil membobol gawang Schmeichel pada menit ke-86, Timo Werner mampu menyodok bola dari umpan tendangan bebas, namun gol tersebut dianulir karena Werner lebih dulu dalam posisi offside. Unggul dua gol tak membuat Leicester bermain bertahan di menit-menit akhir. Mereka malah mampu membuat Chelsea dalam tekanan, namun hingga laga tuntas skor 2-0 tetap bertahan.

Man of the Match Leicester City vs Chelsea: James Maddison

Melnsir laman Bolanet, James Maddison layak terpilih menjadi pemain terbaik dalam kemenangan 2-0 yang diraih Leicester City atas Chelsea di King Power Stadium, Rabu (20/1/2021) dini hari WIB. Tak cuma mencetak satu gol, Maddison juga berandil dalam proses terciptanya gol pertama yang dicetak Ndidi kala umpan tariknya mengenai Harvey Barnes sebelum dicocor Ndidi menjadi gol.

Maddison juga sempat memiliki peluang mencetak lebih dini di babak pertama. Sayang, kala itu usahanya masih digagalkan mistar gawang. Berkat satu gol ini, Maddison tercatat selalu terlibat dalam proses gol Leicester pada empat laga terakhir, dan selalu mencetak gol dalam tiga laga terakhirnya.

Brendan Rodgers puas dengan penampilan Leicester

Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers (foto: Rui Vieira/POOL/AFP)
Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers (foto: Rui Vieira/POOL/AFP)

Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers merasa senang dengan keberhasilan timnya mengalahkan Chelsea hingga merebut posisi puncak dari tangan Manchester United. Leicester mengambil alih posisi puncak klasemen dengan raihan 38 poin dan unggul 1 angka dari skuad Ole Gunnar Solskjaer.

“Itu adalah penampilan yang sangat bagus, bermain melawan tim yang sangat bertalenta, tim yang luar biasa, tapi saya pikir para pemainnya luar biasa. [Mereka] menunjukkan, melalui semua lini lapangan, kualitas yang hebat dan organisasi pertahanan yang sangat bagus. Itu adalah pertandingan yang sangat sulit, tetapi kami berhasil melewatinya dengan sangat baik,” kata Brendan Rodgers kepada LCFC TV.

“Dalam hal hasil, ini adalah hasil dan level performa yang sangat bagus, di belakang pertandingan yang sulit di akhir pekan juga. Ketika Anda melawan Chelsea, Anda tahu mereka akan benar-benar melatih Anda. Saya pikir kami menunjukkan agresi yang sangat bagus dalam permainan dan keinginan yang bagus dan mencetak dua gol bagus,” lanjut Rodgers.

“Mereka sudah menunjukkan itu, tapi kami tidak terbawa suasana. Luar biasa, ini awal yang sangat bagus bagi kami. Tetapi ada begitu banyak pekerjaan yang harus dilakukan sekarang di paruh kedua musim ini, yang kami senang lakukan,” Kata pelatih asal Irlandia ini mengakhiri.