Dalam percakapan itu, pihak Naki menawarkan untuk memilih barang dari online shop di negara Dayana, dan nantinya akan dibayar oleh pihak Naki. Sementara untuk pembayaran honor tetap dilakukan di hari Senin, hari kerja. Singkat cerita, karena masalah ini tidak kunjung menemukan solusi, hingga akhirnya membuat manajer Dayana dan manajer Naki bersitegang.

Tere mengatakan akan melakukan pembayaran lagi setelah pihak Dayana memposting kontennya dan itu sudah terjadi kesepakatan. “Sudah ada kesepakatan dan mereka nggak ada masalah sih,” terang Tere. Namun, konten yang telah diposting, beberapa menit setelahnya terpaksa harus di take down.

(foto: Instagram @demi.demik)

“Jam 2 waktu Indonesia atau jam 1 waktu Kazakhtan, mereka upload tapi cuma bertahan beberapa menit langsung di take down, nah disitu langsung rame,” terang Tere. Tere mengakui kesalahannya karena pada saat postingan itu di take down dan ia langsung menghubungi manajer Dayana. “Dayana kan bekerja yang tidak sesuai yang seharusnya, tapi saya bilang dipotong 50 persen gitu karena kan Fiki yang bantu handle, take over, ” terang Tere.

Setelah beberapa saat Tere menghubungi manajer Dayana, kemudian Dayana membuat ungkapan kekecewaannya dalam instastory. “Saya minta maaf atas pihak-pihak yang dirugikan, tapi potongan 50 persen itu saya hanya ingin bersifat profesional aja,” terang Tere.

Fiki dan Tere tak menyangka akhirnya akan menjadi memanas seperti sekarang ini. Kalrifikasi ini dibuat supaya tidak terjadi kesalahpahaman terhadap netizen yang mengidolakan Fiki Naki dan Dayana.

Follower Instagram Dayana merosot tajam, bagaimana Fiki Naki?

Usai perseteruan tersebut, belakangan diketahui bahwa follower Instagram Dayana merosot tajam. Hal ini dipicu karena Dayana disebut-sebut tak peduli dan malah menganggap tingkah masyarakat Indonesia lucu. Dayana yang belakangan ramai dibicarakan dan disebut sebagai kacang lupa dengan kulitnya karena masalah uang endorse dengan Fiki Naki, perlahan mulai ditinggalkan oleh followers dari Indonesia.

Bahkan ada gerakan yang digalakkan untuk beramai-ramai unfollow akun Dayana. Bukannya khawatir, gadis 18 tahun itu justru merasa apa yang dilakukan netizen Indonesia lucu.

“Saya terlalu kuat secara mental, itu sebabnya apa yang kalian lakukan lucu dan begitu kekanakan,” tulisnya di akun @demi.demik, dikutip Kompas.com, Kamis (18/2/2021). Menurutnya, kehilangan subscriber bukan hal besar untuk Dayana. “Saya tidak menderita atas hilangnya subscribers karena itu bukan masalah untuk saya,” tulisnya.