DOMIGADO – Perjalanan liburan akan semakin kaya jika dibumbui dengan perjalanan rasa.  Sudah pasti kamu setuju dengan statement ini. Tanpa menikmati kuliner khas dari daerah yang dikunjungi, sebuah perjalanan rasanya kurang lengkap. Mencicipi penganan khas lokal, terutama penganan tradisionalnya adalah sebuah kemewahan dari sebuah perjalanan. Kali ini marilah kita mencoba kelezatan kuliner khas Batak.

Danau Toba adalah destinasi yang tepat untuk menikmati hidangan rasa lokal yang kaya bumbu dan kuat cita rasanya. Ada kombinasi rempah dan bumbu khas yang mungkin hanya akan kamu dapatkan di sini. Jika berlibur ke Danau Toba, jangan lewatkan kesempatan mencoba nikmatnya beberapa kuliner lokal ini. Dan… for your info kuliner khas Batak ini juga identik dengan adat-istiadat.

Naniura 

Kuliner khas batak naniura
Naniura. Foto id.wikipedia.org

Makanan ini mirip sashimi, makahan khas Jepang itu. Pengolahannya sama-sama tidak menggunakan api alias ikan mentah. Meski mentah, rasa mentah pada ikannya sudah tidak terasa lagi. Naniura biasa terbuat dari ikan mas. Ikan atau biasa disebut dekke setelah dibersihkan duri dan lendirnya dibalur dengan bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, andaliman, cabe, dan lain-lain yang sudah dihaluskan. Untuk membuatnya matang, olahan ikan ini disiram dengan air perasan asam jeruk (asam jungga) selama 6-7 jam, atau satu malaman. Barulah setelah itu, naniura siap untuk disantap.

Gimana rasanya? Pedas, asam, berpadu dengan aroma dan rasa andaliman  yang bergetar di lidah. Bumbu andaliman dan asam jungga membuat rasa dari makanan ini sangat khas. Ikan terasa empuk, manis, dan segar karena tidak diolah dengan api. Kaya dan kompleks rasanya. Susah dideskripsikan dengan kata-kata. Agar bisa merasakan sensasi nikmatnya naniura, kamu harus coba sendiri ya. 

Naniura tidak selalu tersedia di rumah makan atau restoran di daerah Toba. Kamu harus pesan terlebih dahulu sebab makanan ini adalah santapan istimewa. Naniura biasa dihidangkan dalam upacara adat atau acara-acara tertentu.

Naniarsik

kuliner khas batak naniarsik
Naniarsik. Foto. pinterest.com

Biasa disebut juga dengan ikan mas arsik. Ini memang salah satu masakan khas Batak Toba, merupakan kuliner paling popular. Naniarsik selalu ada di upacara adat Batak Toba, baik acara adat perkawinan dan kematian. Rasanya memang sangat khas karena diolah menggunakan bumbu khas Batak, yakni andaliman yang sering disebut merica Batak dan bawang batak yang membuat cita rasanya semakin kaya. Tidak serumit naniura, ikan mas arsik lebih mudah ditemukan di rumah makan dan restoran di sekitar Danau Toba. Cita rasanya yang unik membuat makanan ini tidak boleh kamu lewatkan saat berkunjung ke Toba ya…

Ayam Padar

ayam padar khas batak
Ayam Padar

Kuliner lokal kita selalu unik dan punya cita rasa tersendiri. Ayam Napinadar atau ayam padar adalah beberapa di antaranya. Inti dari masakan khas Batak yang biasa dihidangkan di upacara adat tertentu ini adalah saus darah ayamnya. Walaupun merupakan hidangan khas upacara adat, ayam padar sekarang juga banyak disajikan di rumah makan dan restoran Batak.

Olahan ayam padar terbuat dari ayam yang terlebih dahulu dipanggang, lalu disiram saus spesial. Saus istimewa ini terbuat dari darah ayam dicampur andaliman, bawang putih, dan beberapa bumbu lainnya. Soal rasa, cobalah sendiri lalu deskripsikan bagaimana kelezatannya dalam versi kamu.

Author : Eka Dalanta