Hari Raya Idul Fitri atau lebaran identik dengan makanan. Karena selain bersilaturahmi, lebaran menjadi momen bagi keluarga untuk menikmati menu masakan khas lebaran bersama yang sudah menjadi tradisi dalam setiap keluarga. Jika di Indonesia menu masakan khas lebaran yang biasa disantap adalah ketupat, opor ayam, rendang daging, sayur labu, dan lain sebagainya, rupanya tradisi unik Lebaran di Indonesia dengan berbagai menu-menu lezat rupanya juga terjadi di luar negeri. Berbagai negara di seluruh dunia yang berpenduduk Muslim juga menyambut hari Raya Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan.

Di mancanegara hidangan kuliner Lebaran tentu juga berbeda dan berciri khas yang otentik. Berikut adalah menu Lebaran unik dari luar negeri yang bisa kamu jadikan inspirasi untuk Lebaran. Kalau kamu merasa bosan dan ingin mencoba jenis makanan lain, kamu bisa mengambil inspirasi dari menu makanan khas Lebaran dari negara lain yang kita bagikan.

Berikut ini merupakan beberapa makanan khas Lebaran mancanegara yang bisa menjadi inspirasimu!

KULHI BOAKIBAA – Maladewa

Maladewa merupakam negara kepulauan yang terkenal dengan hamparan pantai seindah surga. Tak heran jika Maladewa menjadi tujuan wisata mahal para kaum jutawan. Tapi tahukah kamu, jika negara yang juga memiliki penganut agama Islam ini juga punya tradisi untuk menyambut Lebaran dengan hidangan khasnya? Yup, hari raya Idul Fitri di Maladewa punya sajian spesial yaitu Gulha dan Kulhi Boakibaa. Kedua makanan khas ini merupakan hasil olahan laut. Gulha sendiri merupakan bola-bola yang terbuat dari ikan, sedangkan Kulhi Boakibaa adalah nasi yang dicampur dengan daging tuna segar.

SHEER KURMA – Pakistan

Sheer Kurma adalah hidangan khas Idul Fitri yang disajikan di Pakistan, Afghanistan, dan sekitarnya di daerah Asia Tengah. Sheer Kurma artinya Sheer dengan Kurma. Makanan ini berupa puding susu dengan kurma dan bihun. Kurma yang digunakan dalam Sheer Kurma adalah kurma kering yang sudah terkaramelisasi. Bihun yang biasanya diolah menjadi masakan asin dan gurih di Indonesia, dijadikan bahan untuk membuat makanan penutup yang manis dalam Sheer Kurma. Sheer Kurma sendiri terdiri dari susu kental manis, buah-buahan kering dan kacang-kacangan. Selain kurma, warga asli di Asia Tengah biasa memasukkan almond, pistachio, kapulaga hijau, zafran, kismis, kacang mete, kacang pinus, hingga biji melon. Bahan tambahan ini ditambahkan sesuai selera, namun kurma dan seviyan atau bihun adalah bahan yang tidak bisa ditinggalkan.

BOLANI – Afghanistan

Menu Lebaran lainnya yang ada di luar negeri adalah Bolani. Sajian asal Afghanistan ini sekilas mirip dengan roti maryam dan roti canai atau parata dari India. Kulit luar dari bolani bertekstur renyah dan diisi dengan berbagai macam sayuran seperti  kentang, labu kuning, dan daun kucai. Untuk melengkapi rasanya, ada baiknya kamu menyajikan bolani dengan semangkuk yoghurt polos sebagai saus. Bagi mereka masyarakat Afghanistan, Bolani adalah sejenis ketupat yang nggak bisa kamu pisahkan dengan menu lebaran lainnya, hehe.

NASI BIRYANI – Persia (Asia Tengah)

Siapa yang setuju kalau hidangan satu ini sangat nikmat untuk disantap? Di Indonesia sendiri keberadaan nasi biryani cukup mudah untuk didapat yaa kan. Briyani atau Biryani adalah hidangan berupa nasi (biasanya dari beras basmati) yang dimasak dengan rempah-rempah lalu ditambah dengan sayuran, atau daging (ayamkambingikanudang atau sapi). Makanan ini berasal dari Asia Selatan (India dan Pakistan). Nama “Biryani” sendiri berasal dari Bahasa Persiaberyā(n) yang berarti goreng atau panggang. Pada zaman dulu, beras digoreng di dalam Minyak samin sebelum direbus di dalam air bersama rempah-rempah hingga setengah matang. Cukup melihat tampilannya saja sudah menggiurkan yaa!

CHICKEN BASTILLA – Maroko

Berbeda dengan negara lainnya, Maroko memiliki sajian istimewa saat lebaran yaitu pie ayam alias chicken bastilla. Hidangan ayam satu ini memiliki rasa gurih dan sedikit asam. Makanan ini kemudian diberi topping almond yang renyah juga dibumbui dengan air jeruk lemon.

Chicken bastilla biasanya dibuat dari satu ekor ayam besar yang dipotong-potong tanpa kulit dan lemak. Kemudian dibumbui dengan bawang putih, jahe, garam, lada putih dan hitam juga kunyit. Lalu dicampur dengan adonan phyllo dan kuning telur.

SUP MIE LA MIAN – Tiongkok

Meski keberadaan muslim di negara Tiongkok merupakan kaum minoritas namun umat muslim di Tiongkok juga sangat bahagia dan antusias dalam menyambut lebaran. Tidak heran jika mereka juga memiliki makanan khas lebaran, berbeda dari negara lain yang menggunakan nasi sebagai makanan khasnya, namun di Tiongkok mereka punya cara yang berbeda. Sebab mereka menggunakan makanan pokok yang khas dengan negara mereka yaitu mie lebih tepatnya adalah Sup Mie La Mian. Mie La Mian sendiri juga dikenal sebagai mie tarik, dimana sajian ini merupakan sajian tertua di Tiongkok dengan bahan utama dari mie ini adalah adonan tepung terigu yang ditarik menggunakan tangan sehingga menjadi panjang. Jadi tidak heran jika saat lebaran makanan ini akan banyak dijumpai di setiap rumah umat muslim yang ada disana.

BAKLAVA – Turki

Untuk umat muslim di Turki pastinya merayakan lebaran dengan menyantap baklava, dimana jika negara lain menyajikan makanan berat namun berbeda dengan Turki. Sebab mereka menyediakan makanan sejenis pastry, tidak heran jika makanan ini sangat cocok buat kamu penggemar pastry dan nggak suka makanan yang berat. Makanan ini terdiri dari kacang walnut atau pistache yang dicincang dan untuk bagian atasnya biasanya disiram dengan sirup maupun madu sehingga membuat rasanya nikmat. Baklava sendiri sudah sangat lama didokumentasikan. Dalam sebuah buku resep kuno baklava disebut güllach. Duh, jadi pengen nyobain yah!

Ceebu Jen – Senegal

Untuk beberapa kawasan di Afrika Barat, seperti Senegal, keberadaan ceebu jen sudah menjadi makanan tradisional wajib di kala merayakan hari raya Lebaran nanti. Ceebu Jen merupakan makanan tradisional Senegal yang identik dengan lebaran. Ceebu Jen adalah masakan yang dibuat dari nasi, ikan dan sayur khas Afrika Barat.