DOMIGADO – Jika kita menyebut nama Naruto tentunya sudah tidak asing lagi bukan? Ya, Naruto memang sudah sangat dikenal karena komik dan serial animasi yang ditayangkan di stasiun televisi tanah air. Namun ternyata, ada kota bernama Naruto di Jepang. Kota Naruto menjadi salah satu destinasi wisata menarik di Jepang karena keindahan dan fenomena alamnya yang terkenal.

Naruto berada di bagian utara Prefektur Tokushima yang mencakup Kota Naruto dan Itano. Kota ini juga memiliki jembatan terkenal yang menghubungkan kota dengan Pulau Awaji dari Prefektur Hyogo. Bukan hanya anime dan manga saja, Naruto yang ini juga populer sebagai tempat wisata yang indah di Jepang.

Jarak Naruto dengan Tokyo juga terbilang tidak terlalu jauh, kamu bisa menggunakan Naruto line. Mungkin mangaka Naruto juga terinspirasi dari kota ini. Nah, tak usah berlama-lama lagi, ada beberapa fakta menarik tentang kota Naruto. Biar kamu gak penasaran, berikut fakta menarik kota Naruto yang ada di Jepang yang berhasil redaksi Domigado.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Pusaran air menjadi landmark kota Naruto

Jika Tokyo Tower adalah landmark dari kota Tokyo, Naruto punya landmark unik yang cukup mencuri perhatian, yaitu Naruto no uzushio atau Pusaran Air Naruto, sebuah fenoma alam yang unik dan selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi orang yang berkunjung ke kota ini. Pusaran Air Naruto muncul di Selat Naruto, terutama jika air pasang tinggi.

Wisatawan dapat menyaksikannya dari dekat dengan berjalan melalui uzu no michi, jalanan dengan alas tertutup kaca di bawah Jembatan Onaruto, atau dengan naik kapal feri. Dilansir dari laman Fantastic Place in Cool Japan, Pusaran Air Naruto masuk dalam daftar pusaran air terbesar di dunia, sama dengan yang ada di Selat Messina (Italia) dan Selat Seymour (Kanada).

2. German House, salah satu spot romantis di Naruto

Selain Pusaran Air Naruto, kuil, dan museum, terdapat wisata menarik yang wajib dikunjungi saat berlibur ke Naruto adalah German House. Spot ini satu-satunya di kota Naruto yang memiliki arsitektur bangunan khas Eropa. Dahulu, German House merupakan kamp tahanan selama Perang Dunia I berlangsung. Saat itu Jepang memiliki tawanan perang dari Jerman yang ditempatkan di Camp Bando, pinggiran dari pusat Kota Naruto.

Namun alih-alih menjadi tawanan, tahanan Jerman yang ada di camp hidup bebas dan membangun hubungan baik dengan warga sekitar. Nampak seram, namun bila malam hari tiba, German House menjadi spot romantis. Cahaya lampu berkilauan di taman German House membuat suasana malam kota Naruto semakin hangat.

3. Jembatan Onaruto

Jembatan yang menghubungkan Pulau Awaji dengan Kota Naruto ini mejadi objek wisata yang terkenal di kota kecil tersebut. Selain kamu bisa melihat pusaran air dari atas jembatan dengan melihatnya lewat jendela kaca, kamu juga bisa menikmati segarnya udara laut sambil mengendarai motor di jembatan.

Kamu hanya butuh waktu 10 menit dengan motor untuk bisa mencapai ujung dari Jembatan Onaruto. Selama perjalanan kamu bisa menikmati pemandangan Kota Naruto dan Pulau Awaji, tergantung dari arah mana kamu datang.

4. Penghasil ubi jalar yang terkenal kelezatannya

Seperti dilansir dari laman The Crazy Tourist, ketenaran Kota Naruto bukan karena sushi, ramen atau pun sashimi-nya yang lezat, melainkan ubi jalar. Bahkan, masyarakat Naruto sendiri memiliki pendapat jika ubi jalar dari tanah mereka adalah yang paling lezat dan terbaik di dunia. Struktur dan kelembapan tanah di Narutolah yang membuat ubi jalar disini memiliki keunikan tersendiri.