Juventus dan Sevilla tersingkir dari Liga Champions (foto: uefa.com)
Juventus dan Sevilla tersingkir dari Liga Champions (foto: uefa.com)

DOMIGADO – Babak 16 besar Liga Champions leg kedua digelar pada Rabu (10/3/2021) dini hari WIB. 2 pertandingan yang digelar pada Liga Champions tersebut adalah Borussia Dortmund vs Sevilla, dan juga Juventus yang menjamu FC Porto. Pada laga perdelapan final Liga Champions tadi malam didapatkan hasil yang cukup mengejutkan, Juventus dan Sevilla harus tersingkir dan tidak dapat melaju ke perempat final.

Liga Champions Juventus vs FC Porto

Bermain di Allianz Stadium, Juventus sukses mengalahkan FC Porto dengan skor 3-2. Namun sayang, juara bertahan Serie Atersebut tetap tidak bisa melanjutkan ke fase berikutnya karena kalah selisih gol. Agregat akhir menunjukkan skor imbang 4-4, mengingat Porto menang 2-1 di leg pertama yang digelar di Estadio Do Dragao. Namun Porto lolos karena mengantongi dua gol tandang, sementara Juventus hanya satu saja.

Dilansir dari laman Bolanet, Pasukan Andrea Pirlo tersebut melancarkan serangan sejak menit awal, dan langsung menghasilkan peluang pada menit ke-3. Umpan silang Juan Cuadrado berhasil disambut Alvaro Morata dengan sundulan, namun bola masih bisa dihalau oleh Agustin Marchesin. Alih-alih mencetak gol, Juventus malah kebobolan.

Selebrasi Sergio Oliviera usai bobol gawang Juventus (foto: Getty Images)
Selebrasi Sergio Oliviera usai bobol gawang Juventus (foto: Getty Images)

Pada menit ke-17, wasit menunjuk titik putih setelah mendapati Merih Demiral melanggar Mehdi Taremi. Sergio Oliviera yang menjadi eksekutor sukses melakukan tugasnya dengan baik. 1-0. Juventus sudah mencoba berulang kali untuk menjebol gawang Porto. Namun, Porto sadar sedang berada dalam kondisi unggul dan langsung memakai enam bek untuk bertahan. Alhasil, skor 1-0 untuk Porto bertahan hingga jeda.

Juventus mendapatkan harapan empat menit setelah kick-off babak kedua. Mereka akhirnya berhasil mencetak gol melalui Federico Chiesa yang menerima assist dari Cristiano Ronaldo. Nyawa buat Bianconeri! 1-1. Angin kian berhembus ke arah Juventus, terutama setelah Porto harus kehilangan Taremi yang mendapatkan kartu kuning keduanya di menit ke-54. Porto kini harus bermain sampai menit ke-90 dengan 10 pemain saja.

Bianconeri kembali mencetak gol! Chiesa mengantongi doppieta! Gol kedua tercipta pada menit ke-63 lewat sundulan setelah mantan pemain Fiorentina tersebut menerima umpan silang dari Juan Cuadrado. 2-1. Gol! Memasuki masa injury time, Juventus berhasil mencetak gol ketiganya lewat Alvaro Morata yang menerima umpan apik dari Arthur Melo. Sayangnya, gol tersebut dianulir karena Morata telah terjebak offside.

Nyaris! Juan Cuadrado hampir menjadi penentu kemenangan Juventus! Masih di masa injury time, winger asal Kolombia itu berinisiatif melakukan tusukan dari sisi kanan dan langsung melepaskan tembakan keras. Sial baginya, bola membentur mistar gawang! Pada akhirnya, kedudukan 2-1 untuk Juventus bertahan hingga wasit mengakhiri babak kedua. Berhubung agregat seimbang 3-3, dan kedua tim sama-sama mengantongi satu gol tandang, pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Ekspresi kekecewaan Ronaldo karena tidak mampu membawa Juventus melaju ke babak selanjutnya (foto: Getty Images)
Ekspresi kekecewaan Ronaldo karena tidak mampu membawa Juventus melaju ke babak selanjutnya (foto: Getty Images)

Babak pertama tidak menghasilkan terlalu banyak peluang. Porto tidak lagi mendekam di wilayahnya sendiri dan mulai melancarkan serangan meski dengan 10 orang. Peluang emas didapatkan pada menit ke-99 lewat sundulan Marega yang mampu ditangkap Szczesny. Dalam 15 menit, wasit harus mengeluarkan tiga kartu kuning karena kedua tim mulai bermain keras. Beberapa pelanggaran dilakukan saat para pemain mencoba merebut bola. Bahkan Ronaldo sempat meringis kesakitan setelah dijegal Marchesin.

Babak kedua berlangsung jauh lebih seru. Awalnya, tanda-tanda Juventus akan mendominasi permainan sedikit terlihat. Namun ternyata, Porto masih punya energi untuk melakukan beberapa kali serangan. Porto sukses mencetak gol di menit ke-115 lewat tendangan bebas Sergio Oliveira. Gelandang berdarah Portugal tersebut melepaskan tembakan mendatar yang gagal dihalau dengan sempurna oleh Wojciech Szczesny. 2-2.

Pada titik ini, harapan buat Juventus untuk lolos ke perempat final nampak pupus. Namun Adrien Rabiot membangkitkan semangat Bianconeri dengan gol sundulannya pada menit ke-117, memanfaatkan sepak pojok Federico Bernardeschi. 3-2 untuk Juventus. Sayangnya, hanya itu gol yang bisa dibuat Juventus. Wasit mengakhiri laga dengan skor 3-2, agregat 4-4. Porto berhak lolos ke babak perempat final karena mengantongi dua gol tandang.

Borussia Dortmund vs Sevilla

Para pemain Dortmund berselebrasi usai timnya dinyatakan lolos ke 8 besar Liga Champions (foto: Lars Baron/Getty Images)
Para pemain Dortmund berselebrasi usai timnya dinyatakan lolos ke 8 besar Liga Champions (foto: Lars Baron/Getty Images)

Borussia Dortmund juga bermain imbang 2-2 dengan Sevilla dalam duel leg kedua 16 besar Liga Champions 2020/21. Hasil ini sudah cukup bagus untuk Dortmund. Meski hanya imbang, Dortmund berhak lolos ke perempat final karena unggul agregat. Sebelumnya Dortmund memetik kemenangan 3-2 di kandang Sevilla dalam duel leg pertama (agg: 5-4).

Laga berjalan cukup seimbang, justru Sevila tampak lebih agresif, Dortmund bermain lebih tenang. Meski begitu, justru Dortmund yang bisa mencetak gol pertama melalui aksi Haaland di menit ke-35. Turun minum, skor 1-0 untuk Dortmund tidak berubah. Babak kedua dimulai dan Haaland menggandakan koleksi golnya di menit ke-54 melalui titik putih. Proses gol ini unik.

Penalti pertama Haaland gagal, tapi harus diulang karena kiper Sevilla menginjak garis. Penalti diulang, dan Haaland menuntaskan kesempatan keduanya dengan baik. Setelahnya Sevila bermain lebih baik di 30 menit akhir pertandingan. En-Nesyri mencetak gol pertamanya di menit ke-68, giliran Dortmund yang tertekan.

Untungnya pertahanan Dortmund bisa menetralisir setiap ancaman Sevilla. En-Nesyri baru menambah gol di ujung laga, tapi sudah terlambat. Sevilla menguasai bola hingga 69%, membuat total 19 percobaan tembakan, 8 di antaranya tepat sasaran. Sayangnya kali ini tim tamu berakhir kalah.