Seru! Ini dia tradisi perayaan natal unik dari berbagai negara (dok. Christkindlmarkt (https://www.salzburg.info/))
Seru! Ini dia tradisi perayaan natal unik dari berbagai negara (dok. Christkindlmarkt (https://www.salzburg.info/))

DOMIGADO – Natal telah tiba. Redaksi Domigado.com mengucapkan selamat natal bagi kalian yang merayakan. Jika kita membicarakan natal, tentu pasti ada tradisi-tradisi unik yang biasa kita rayakan bersama. Memadukan perayaan natal dan juga tradisi unik di masing-masing daerah dapat juga menjadi daya Tarik wisatawan. Tradisi perayaan natal seperti dekorasi unik, menghidangkan makanan, hingga parade kostum unik selalu dilakukan setiap tahunnya.

Nah, Dilansir dari Kompascom, berikut adalah tradisi perayaan natal unik dari berbagai negara.

1. Makan ikan mas, Slowakia

Sama halnya dengan warga Jepang, warga Slowakia pun merayakan Natal dengan menyantap hidangan. Namun, hal yang membedakan adalah menu makanan yaitu ikan mas. Seluruh warga di Eropa Tengah, menurut NPR, menyantap ikan mas saat makan malam Hari Raya Natal. Ikan mas yang dihidangkan bukanlah yang dibeli di pasar swalayan.

Para warga yang masih menjunjung tinggi cara tradisional membiarkan ikan mas hidup di bathub selama beberapa hari sebelum dimasak dan dimakan. Menurut sebuah legenda, sisik dari ikan mas membawa keberuntungan dan nasib baik untuk tahun yang akan datang.

2. Makan KFC, Jepang

Seru! Ini dia tradisi perayaan natal unik dari berbagai negara (foto: shutterstock)
(foto: shutterstock)

Perayaan Natal di Jepang merupakan suatu hal yang baru. Bahkan perayaan tersebut baru dikenal beberapa dekade belakangan. Biasanya, Hari Raya Natal dilihat sebagai waktu untuk menyebarkan kesenangan dan kebahagiaan. Perayaan juga dilihat sebagai hari pasangan romantis dan bukan hari libur keagamaan.

Dalam merayakan Natal, banyak warga Jepang memesan KFC sebagai menu makan malam saat Natal tiba. Ada juga yang melakukan pemesanan di restoran dan tidak memasak hidangan dalam porsi besar.

3. Pasar Natal, Jerman

Masyarakat Jerman belanja keperluan Natal di pasar-pasar luar ruangan yang meriah dengan membawa segelas wine di satu tangan, dan sebuah sosis bratwurst di tangan lainnya. Baca juga: Hotel-hotel di Korea Tiadakan Perayaan Natal dan Tahun Baru, Kenapa? Pasar musiman bermunculan di seluruh Jerman. Di sana, masyarakat dapat membeli kado dari para pengrajin yang jualan dalam pasar-pasar tersebut.

4. Dekorasi pohon Natal dan perahu, Yunani

Seru! Ini dia tradisi perayaan natal unik dari berbagai negara (foto: visit.greece.gr)
(foto: visit.greece.gr)

Di Yunani, tradisi mendekorasi pohon Natal dan perahu merupakan kegiatan yang populer dilakukan sejak berabad-abad yang lalu. Pohon Natal pertama yang diketahui di Yunani didirikan oleh Raja Otto pada 1833, tepatnya di sebelah perahu besar yang didekorasi.

Biasanya, pendirian pohon di sebelah perahu dilakukan oleh para keluarga untuk merayakan kedatangan para lelaki usai berlayar. Saat ini, di kota-kota seperti Athena dan Thessaloniki, masyarakat dapat melihat perahu-perahu bercahaya yang letaknya berdekatan dengan pohon Natal.

5. 13 Santa Claus taruh hadiah di sepatu, Islandia

Masyarakat Islandia merayakan 13 hari sebelum Natal. Selain itu, anak-anak di sana juga mendapatkan hadiah dari 13 Santa Claus yang berbeda atau Yule Lads. Setiap pemberi hadiah memiliki memiliki kualitas tersendiri. Anak yang baik akan diberikan hadiah-hadiah kecil oleh mereka dalam sepatu yang sudah ditaruh oleh anak-anak tersebut di jendela.

Sementara itu, anak yang sepanjang tahun tidak berbuat baik akan mendapatkan kentang busuk. Mengutip Smithsonianmag.com, Yule Lads adalah Santa Claus versi Islandia yang jahil. Tidak hanya itu, mereka memiliki penampilan yang seram. Pada 13 hari sebelum Natal, satu-satu dari Yule Lads akan bergantian mengunjungi para anak kecil di Islandia pada satu hari.

6. Pria berkostum seram takuti anak-anak, Austria

Seru! Ini dia tradisi perayaan natal unik dari berbagai negara (dok. Radecker Pass (https://www.salzburg.info/))
(dok. Radecker Pass (https://www.salzburg.info/))

Di Austria dan Bayern, Santo Nikolas memberi kado kepada anak-anak yang baik sementara Krampus—pria setengah kambing—menarik anak-anak nakal. Di beberapa tempat, para pria mengenakan kostum seram untuk Kraumpuslauf atau Krampus Run. Mereka akan jalan-jalan dengan santai sambil menakuti anak-anak. Mengutip Salzburg.info, parade Krampus dan Perchten di Salzburg, Austria dilakukan setiap 6 Desember pada Hari Santo Nikolas.

7. Pesta semalaman dengan pinata, Meksiko

Sama seperti negara-negara latin dan hispanik lainnya, para keluarga di Meksiko merayakan Nochebuena pada perayaan Natal. Adapun, perayaan Nochebuena termasuk pesta makanan besar, bernyanyi, menari, dan juga sebuah pinata untuk anak-anak.