DOMIGADO – Tidur sangatlah penting karena merupakan bentuk sinyal pada tubuh Anda untuk melepaskan hormon dan senyawa yang mengatur tingkat rasa lapar Anda. Selain itu, tidur merupakan salah satu mekanisme untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh , menurunkan risiko kondisi kesehatan, hingga meningkatkan ingatan.

Pada manusia, telah ditunjukkan bahwa aktivitas metabolisme otak menurun secara signifikan setelah 24 jam terjaga. Kurang tidur berakibat pada penurunan suhu tubuh, penurunan fungsi sistem kekebalan tubuh yang diukur dengan jumlah sel darah putih (tentara pertahanan tubuh), dan penurunan pelepasan hormon pertumbuhan. Kurang tidur juga bisa menyebabkan peningkatan variabilitas denyut jantung.

Agar sistem saraf kita berfungsi dengan baik, tidur sangat dibutuhkan. Kurang tidur membuat seseorang mengantuk dan tidak bisa berkonsentrasi keesokan harinya. Hal ini juga menyebabkan gangguan memori dan kinerja fisik dan kemampuan mengurangi untuk melakukan perhitungan matematis. Jika kurang tidur terus berlanjut, halusinasi dan perubahan suasana hati bisa terjadi.

Tidur membantu manusia menjaga fungsi emosional dan sosial yang optimal ketika terjaga dengan memberi istirahat saat tidur ke bagian otak yang mengendalikan emosi dan interaksi sosial. Bayi memiliki waktu tidur total yang jauh lebih besar daripada kelompok usia lainnya. Waktu tidur bayi bisa dibagi menjadi beberapa periode. Pada bayi baru lahir, durasi tidur total dalam sehari bisa 14-16 jam.

Selama beberapa bulan pertama kehidupan, waktu tidur berkurang; Pada usia 5-6 bulan, tidur menjadi semakin kuat dari yang periode semalamam penuh, ditambah dengan setidaknya adanya satu tidur siang.

Pada orang dewasa, tidur 8 sampai 8,4 jam dianggap dapat memulihkan diri sepenuhnya. Dalam beberapa budaya, total tidur sering dibagi menjadi periode tidur malam selama 6 sampai 7 jam dan tidur siang 1 sampai 2 jam. Beberapa orang mungkin membutuhkan setidaknya 5 jam untuk tidur atau bahkan sebanyak 10 jam setiap hari. Periode waktu tidur seseorang juga tergantung pada fakta apakah ia telah kehilangan tidur di hari-hari sebelumnya.

Orang cenderung tidur lebih mudah dan dengan durasi yang lebih singkat seiring bertambahnya usia. Pada orang tua, waktu yang dihabiskan di tahap III menurun sebesar 10% sampai 15%, dan waktu di tahap II meningkat sebesar 5% dibandingkan orang dewasa muda, yang merupakan keseluruhan penurunan durasi tidur total.

Waktu yang dibutuhkan untuk tertidur dan jumlah durasi periode rangsangan semalam meningkat. Jadi, untuk mendapatkan tidur yang sepenuhnya memulihkan tubuh, total waktu di tempat tidur harus meningkat. Jika orang tua tidak meningkatkan total waktu tidur, keluhan insomnia dan kantuk kronis bisa terjadi. Namun, 7 tokoh genius ini ternyata memiliki pola tidur yang terbilang aneh dan ekstrem. Bahkan beberapa di antaranya mampu tak tidur selama beberapa hari. Lantas siapa saja tokoh yang dimaksud? Berikut Domigado.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Tidur Unik Albert Einstein

Tidur Unik Albert Einstei
Tidur Unik Albert Einstei Foto: newsfeed.ph

Albert Enstein merupakan seorang ilmuwan berdarah Yahudi yang aslinya berasal dari Jerman. Pada saat Jerman dikuasai oleh Nazi di masa Perang Dunia II, Einstein dan seluruh anggota keluarganya lantas pindah ke Amerika Serikat. Nah, berbicara terkait jam tidur, Einstein ternyata memiliki waktu yang cukup panjang sekitar 10 hingga 11 jam per hari. Salah satu alasan kenapa dirinya tidur selama itu lantaran menghargai waktu untuk beristirahat sehingga keesokan harinya bisa bekerja secara maksimal.

2. Tidur Unik Nikola Tesla

Tidur Unik Nikola Tesla
Tidur Unik Nikola Tesla Foto: gofundme.com

Semasa hidupnya, Nikola Tesla dikenal banyak orang dengan sebutan sebagai ilmuwan gila. Julukan itu melekat pada Tesla lantaran memiliki jam tidur yang cukup ekstrem, yakni sekitar 2 hingga 3 jam saja per hari. Bahkan jika Tesla sudah terlena dengan pekerjaannya dia bisa tidak tidur sepanjang hari dan baru tidur keesokan harinya.

3. Tidur Unik Leonardo Da Vinci

Tidur Unik Leonardo Da Vinci
Tidur Unik Leonardo Da Vinci Foto: biography.com

Lenardo Da Vinci dikenal dunia sebagai seorang pelukis handal sekaligus ilmuwan terkenal. Selain itu, Da Vinci juga dikenal lantaran memiliki pola tidur yang cukup unik, yakni selalu menyempatkan beristirahat selama 15 hingga 20 menit setiap 4 jam sekali.

Namun, pada saat Da Vinci membuat lukisan Monalisa, dirinya sampai terjaga selama 22 jam. Artinya Da Vinci hanya tidur selama dua jam saja setiap harinya hingga lukisan tersebut selesai.