Ilustrasi pasangan berpisah. Shutterstock

Beda keyakinan adalah hak setiap orang. Saling menghormati dan tolerasi telah diajarkan para guru dan orang tua kita. Tapi kalau perbedaan ini melanda sepasang kekasih bagaimana ya? Perbedaan keyakinan atau agama ini seringkali menjadi penyebab perpisahan yang paling sering dialami sepasang kekasih di negeri ini. Kenapa bisa begitu? Hal ini dikarenakan di Indonesia belum ada hukum yang khusus mengatur mengenai masalah pernikahan beda agama. Sudah jadi tradisi, kalau menikah di Indonesia pasangan harus memilh salah satu agama. Selain itu, mayoritas penduduk Indonesia dan keluarga yang sangat agamis membuat perbedaan ini terasa nyata sekali.

Perbedaan sebenarnya indah. Tapi kalau untuk menikah dan beda agama, akan banyak kendala nantinya. Mungkin kamu mempertanyakan kenapa harus ada perbedaan ya? Dan bukankah Tuhan itu satu? Tapi kan, kenyataannya masing-masing agama memiliki ajaran dan keyakinan untuk memahami Tuhan dengan cara yang berbeda-beda. Lalu ini menjadi dasar hidup masing-masing orang. Lalu bagaimana jadinya kalau ada dua macam dasar dalam satu rumah? Bisa-bisa nggak utuh rumah itu. Karena bisa saja kehidupan bersama pasangan menjadi tidak kokoh alias goyah. Jika kamu saat ini sedang mengalaminya, coba tips berikut ini agar bisa move on akibat putus karena hanya perbedaan agama:

1. Banyak berdoa kepada Yang Maha Kuasa

Meskipun perpisahan ini membuatmu kacau, sakit, sedih, kecewa, sampai kehilangan mood dan galau untuk beribadah, semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, tapi yang terbaik kamu tetap harus berdoa dan jangan putus untuk beribadah. Berdoa adalah cara paling paling ampuh untuk membuat perasaanmu tak terluka. Curahkan semuanya kepada Tuhan sebagai Sang Pemilik, hal ini dapat membuatmu merasa tenang, nyaman dan ikhlas, serta lapang hati. Selain itu, kamu juga harus tetap pergi beribadah bersama, mengaji, atau ke tempat ibadah, karena di sanalah kamu bisa bertemu dengan teman-teman yang seiman. Mereka pasti akan membantu menguatkan dirimu mengenai keputusanmu. Dan siapa tahu pula kamu bisa bertemu jodoh yang seiman denganmu di tempat ibadah itu?

ilustrasi film 3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta

2. Perdalam ilmu agamamu

Sebaiknya jangan terus larut sedih. Segeralah memperdalam ilmu dan ajaran agamamu yang akan membuatmu semakin mengerti, memahami, dan semakin yakin bahwa keputusan yang kamu ambil untuk berpisah adalah keputusan yang benar. Jangan menyesal, Selain itu, kamu juga dapat keuntungan lain di mana kamu bisa belajar ilmu ajaran baru yang sebelumnya tidak kamu ketahui. Hingga akhirnya, dengan demikian, kamu akan menjadi pribadi yang lebih baik daripada sebelumnya. Putus cinta membuat kamu lebih dalam mempelajari ilmu agama yang akan membuat kamu tenang dan sama sekali tak menyesal.

3. Berpikirlah tentang keluargamu

Kalau pun kamu masih galau, meski telah melakukan hal-hal di atas, cobalah berpikir tentang keluargamu. Mereka pasti turut berat memikirkan rumah tanggamu nanti. Apabila kamu masih bersama mantan, tentu akan sulit, bahkan tidak bisa merayakan hari raya keagamaan bersama keluarga, tidak bisa bersama-sama pergi beribadah, maka bagaimana perasaan keluargamu? Utamanya ayah ibumu. Jangan egois memuja cinta. Mungkin saat ini kamu belum memikirkan hal-hal berat itu ya, tapi bagaimana kelak jika kejadian itu benar-benar terjadi? Maka kamu akan menyesal dan sangat sedih karena melakukan semua perayaan keagamaan itu segalanya sendirian saja.

4. Berbagi dan curhat dengan teman yang seiman

Banyaklah sharing dengan orang terdekat, yang seiman ya. Sharing dengan sahabat atau temanmu yang seiman juga akan sangat membantumu untuk move on. Mereka akan mendukung juga menguatkan kamu atas keputusanmu. Jangan kuatir atau cemas, kamu nggak sendirian kok. Mereka akan dengan senang hati membantumu untuk kembali ke jalan yang benar sesuai ajaran agamamu. Siapa tahu kamu akan dikenalkan juga dengan teman-teman seagama lainnya. Jangan minder atau menutup diri. Baiknya perluaslah pergaulanmu, menambah wawasan baru, selagi kamu masih muda. Siapa tahu jaringan itu membuatmu menemukan jodoh. Dunia nggak selebar daun kelor ya!

5. Terimalah kenyataan dengan hati luas

Putus itu menyakitkan. Cinta dirajut kan nggak untuk diputus. Nah, menerima kenyataan bahwa kamu telah berpisah untuk kebaikan adalah hal yang dapat kamu lakukan. Berpikirlah dengan jernih akan hal ini dibandingkan kamu nekat harus tetap bersamanya namun kamu dan dia sama-sama terluka pada akhirnya. Dan kisah cinta kalian pun tak akan berujung baik. Ikhlas, tabah menerima kenyataan, kamu bisa melanjutkan hidupmu untuk jadi lebih baik. Kamu bisa melakukan hal-hal baik yang kamu sukai, meningkatkan keahlianmu, dan pada akhirnya kamu akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi setelah kamu meluaskan hati.

6. Ambil hikmah perbedaan itu indah

Semua orang punya cerita. Baik buruk kisah, suka dukanya selalu memiliki hikmah di baliknya. Sampai akhirnya, kamu bisa mempelajari bahwa di dunia ini banyak sekali perbedaan yang membuat hidup bervariasi. Perbedaan yang akan memberi warna kehidupan semakin cantik dan bagaimana kamu bisa belajar untuk tidak memvonis orang yang berbeda keyakinan. Kamu juga belajar menghargai agama lain karena kamu tahu ajarannya, sebab kamu pernah jatuh cinta dengan orang yang berbeda agama.

Gampang kok jika 6 tips ini kamu lakukan. Asal niat benar-benar mencari jalan yang benar menuju ke Sang Pemilik Cinta. Setiap orang memiliki jodoh yang terbaik dengan ceritanya sendiri-sendiri. Selalu memohon doa kepada Tuhan agar perjalananmu mencari jodoh diberi kemudahan, dilancarkan semuanya, dan diberkahi-Nya.

Author : Amora