Domigado – Selama ini kita seringkali melihat bagaimana indahnya kehidupan di Korea Selatan mulai dari aktris yang cantik dan juga aktor yang tampan. Ttidak lupa dengan berbagai kehidupan yang sempurna dan juga makanan yang enak. Namun seperti yang kita ketahui bahwa masing-masing negara pasti memiliki sisi yang indah.

Namun juga sisi buruknya termasuk negeri ginseng Korea Selatan. Dalam artikel ini akan kita bahas mengenai bukti kehidupan Korea Selatan tidak seindah di K-drama. Karena adanya hal buruk yang seringkali dilakukan baik oleh masyarakat di Korea Selatan, maupun budaya dan juga kebiasaannya. Apa saja sih dalam mereka berikut ini akan kita bahas secara lengkap.

Sisi Gelap Korea Selatan

Kebiasaan merupakan salah satu hal yang seringkali dilakukan oleh manusia. Ada hal dan juga banyak faktor yang menyebabkan kebiasaan berbeda-beda setiap orangnya. Termasuk sebuah negara yang seringkali memiliki budaya yang mungkin beragam, seperti halnya Korea Selatan.

Selama ini kita tahu bahwa penampilan merupakan hal yang paling penting bagi masyarakat Korea Selatan. Sehingga operasi plastik dan juga merubah bentuk ataupun penampilan dengan menggunakan cara apapun merupakan sisi gelap yang ada di negeri ginseng tersebut. Namun ternyata hal itu bukanlah satu-satunya sisi kelam yang ada pada negeri ginseng ini.

1) Penglihatan yang Buruk

Sisi Gelap Korea Selatan
sc; SNKyoutube

Entah karena masalah ataupun kebiasaan buruk. Faktanya, banyak orang Korea Selatan yang memiliki penglihatan yang buruk dan memakai kacamata, bahkan usia muda sekalipun. Hal ini sering menimbulkan kesan bahwa mereka memang terlahir dengan penglihatan yang buruk.

Buruknya penglihatan mereka dikarenakan faktor banyak belajar dan sering menatap layar gadget mereka. Namun, hal ini tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk mencapai banyak hal.

2) Nilai Akademis yang Aneh

Sisi Gelap Korea Selatan
sc :theirishnews

Siapa bilang kehidupan Korea Selatan bisa seperti halnya di dalam drama? Ada banyak sisi gelap Korea Selatan. Faktanya, banyak sekali lho anak SMP dan juga SMA di Korea Selatan yang tidak dapat pulang ke rumah pada jam sore. Bahkan mereka harus memiliki waktu untuk belajar dan juga les serta tambahan akademik yang menyebabkan mereka harus tidur 5 hingga 6 jam setiap harinya.

Ditambah lagi nilai akademik yang sangat tidak realistis selain itu di sana tidak ada tugas maupun PR. Namun mereka harus tetap duduk di meja dan juga belajar hingga larut malam untuk bisa melakukan pembelajaran untuk hari selanjutnya, ataupun untuk meningkatkan nilai yang mereka miliki.

Tuntutan belajar yang dimiliki oleh siswa atau siswi di Korea Selatan sangatlah tinggi, bahkan tidak jarang menyebabkan mereka tertekan. Lingkungan sosial juga memaksakan bahwa seorang anak sekolah harus memiliki nilai sempurna.