DOMIGADOBig Hit Entertainment telah menjadi salah satu label dan agensi besar di Korea Selatan. Terimakasih pada BTS yang telah membawa BTS sebagai agensi tersukses di tahun ini. Kini artis yang berada di naungan Big Hit Entertainment bukan hanya BTS. Karena itu Big Hit Entertainment berencana menyelenggarakan Konser Malam Tahun Baru.

Big Hit Entertainment telah menjadi label besar bagi artis seperti Seventeen, Gfriend, Nu’est dan boyband baru yang dibentuk dari acara survival idol I-Land yaitu ENHYPEN. Sebagai agensi besar kini, sepertinya adalah acara yang wajar jika Big Hit Entertainment menyelenggarakan konser tahun baru yang akan diisi oleh para artisnya.

Kabar akan diselenggarakannya konser malam tahun baru ini juga telah diumumkan oleh Big Hit Entertainment. Namun ternyata penyelenggaraan konser malam tahun baru itu mendapat penolakan keras dari para fans.

Konser Malam Tahun Baru Big Hit

Dikabarkan bahwa penggemar dari artis-artis Big Hit Entertainment marah dan menolak adanya konser ini. Terutama fans dari BTS yaitu ARMY. Pada 13 November 2020 kemarin, BTS Gallery Fan Union bahkan sampai mengunggah petisi untuk memboikot penyelengaraan konser tersebut.

Pihak Union sendiri, BTS Gallery Fan Union memang merencanakan untuk memboikot konser yang akan diselenggarakan pada 31 Desember 2020 tersebut.  Bukan karena apa-apa, ada beberapa alasan yang membuat ARMY berpikir bahwa konser tahun baru ini tidak perlu diadakan.

Berikut ini alasan mengapa ARMY memboikot konser tahun baru Big Hit Entertainment.

Konser Offline di Tengah Pandemi COVID-19

Pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia telah melumpuhkan setiap aspek dari kehidupan manusia. Termasuk melumpuhkan dunia hiburan. Karena pandemic COVID-19 ini sudah hampir satu tahun, BTS tidak melakukan konser secara offline. 

Para penggemar juga merasa kecewa bahwa konser offline pertama dari BTS setelah sekian lama adalah konser gabungan dengan artis lain. Dan bukan merupakan konser tunggal dari BTS sendiri padahal ARMY telah lama menanti agar bisa melihat penampilan BTS secara langsung.

Ditambah lagi kondisi di Korea Selatan sendiri di mana virus COVID-19 masih jadi kekhawatiran besar. Sehingga event-event yang mengumpulkan banyak orang masih menyebabkan kekhawatiran dapat menimbulkan cluster penderita baru dan kemungkinan penularan yang tinggi.

Harga Tiket Yang Terlalu Mahal Bagi Penggemar

Para penggemar juga mengeluhkan mahalnya harga tiket konser malam tahun ini. Bahkan harga tiket untuk konser gabungan di malam tahun baru ini lebih mahal daripada harga tiket konser BTS bahkan harga tiket untuk konser tunggal artis-artis Big Hit Entertainment yang lain.

Harga tiket konser malam tahun baru Big Hit Entertainment mencapai 270.000 ribu won atau dalam rupiah setara dengan 3.4 juta rupiah loh.

Venue yang Tidak Layak dan Tidak Memuaskan

Untuk agensi sekelas Big Hit Entertainment dengan artis-artis besarnya ditambah harga tiket yang mahal. Sudah sepantasnya jika para penggemar mengharapkan venue yang bagus dan memadai.

Apalagi di masa pandemi ini di mana ada kebijakan untuk menjaga jarak. Pastinya para penggemar berharap venue yang luas agar dapat menjaga jarak dengan para penonton yang lain. Namun ternyata pilihan dari lokasi penggelaran konser tersebut tidak memuaskan bagi para penggemar.