25 Destinasi Wisata Terbaik 2021 Versi National Geographic (foto: istimewa)
25 Destinasi Wisata Terbaik 2021 Versi National Geographic (foto: istimewa)

DOMIGADO – National Geographic baru saja mengeluarkan daftar 25 destinasi wisata terbaik yang bisa menjadi tujuan nanti di tahun 2021. National Geographic mengeluarkan daftar ‘Best of the World 2021’ yang berisi daftar destinasi wisata yang menawarkan pengalaman terbaik sebagai pengobat sedih di tahun 2020. Destinasi wisata terbaik mana saja yang direkomendasikan National Geographic? berikut ulasannya.

1. Katmai National Park, Alaska

Katmai didirikan pada tahun 1918 untuk melindungi wilayah vulkanik yang hancur di sekitar Novarupta dan the Valley of Ten Thousand Smokes. Di Katmai, kamu akan menemukan the Valley of Ten Thousand Smokes dan situs letusan gunung berapi terbesar di dunia pada abad ke-20. Katmai menampung populasi beruang coklat yang luar biasa, menawarkan pengunjung kesempatan yang belum pernah ada sebelumnya untuk mempelajari dan melihat beruang di habitat aslinya.

Di dalam perbatasannya terdapat tempat pemijahan dan pemeliharaan yang penting untuk salmon sockeye Bristol Bay, yang membantu mempertahankan salah satu lintasan salmon terbesar dan penting secara ekonomi di dunia. Bentang alam Katmai berisi daerah aliran sungai multi-danau yang luas dengan ratusan mil sungai dan aliran air yang liar. Ini adalah laboratorium luar ruangan untuk mempelajari efek vulkanisme, perubahan iklim, dan proses lanskap skala besar lainnya.

2. Los Glaciares National Park, Argentina

Taman Nasional Los Glaciares terletak di daerah yang dikenal sebagai Austral Andes di Argentina, di barat daya Santa Cruz di perbatasan dengan Chili. Dengan keindahan alamnya yang luar biasa, itu merupakan keajaiban dunia, dan dinyatakan sebagai “Warisan Dunia” oleh UNESCO pada tahun 1981. Informasi yang diberikan di bagian ini telah diseleksi secara menyeluruh oleh tim Taman Nasional.

Taman ini menunjukkan keindahan pegunungan, danau, dan hutan, termasuk sebagian besar Andes yang praktis berada di bawah es dan salju di barat, dan padang rumput Patagonian yang gersang di timur. Namanya mengacu pada gletser yang lahir di Ice Caps – perluasan es benua terbesar setelah Anctartica – yang menempati hampir setengah luasnya.

3. Svaneti Region, Georgia

Terletak di lereng selatan Pegunungan Kaukasus tengah dan dikelilingi oleh puncak 3.000–5.000 meter, Svaneti adalah kawasan berpenghuni tertinggi di Kaukasus . Empat dari 10 puncak tertinggi Kaukasus terletak di wilayah tersebut. Gunung tertinggi di Georgia, Gunung Shkhara di 5.201 meter (17.059 kaki), terletak di provinsi tersebut.

Pemandangan Svaneti didominasi oleh pegunungan yang dipisahkan oleh ngarai yang dalam. Sebagian besar wilayah yang terletak di bawah 1.800 meter (5.904 kaki) di atas permukaan laut ditutupi oleh hutan campuran dan termasuk jenis pohon jarum . Zona hutan terdiri dari spesies pohon seperti cemara, beech, oak, dan hornbeam.

4. Destinasi Wisata terbaik – Tulsa, Oklahoma

Tulsa adalah kota kedua terbesar di Oklahoma, setelah Oklahoma City, ibu kota negara bagian Oklahoma. Tulsa, yang pernah menjadi salah satu pusat minyak terpenting dunia, mempertahankan julukannya yang lama, “Ibu kota Minyak Dunia,” yang merujuk kepada sejarahnya dalam industri minyak.

Kota ini juga digambarkan sebagai “Kota Terindah di Amerika” dalam majalah-majalah pada pertengahan abad ke-20. Julukan ini masih digunakan untuk mencirikan seni publik Tulsa, arsitektur art deconya, sistem tamannya yang luar biasa luas, dan lokasinya di daerah kaki bukit Ozark yang rimbun. Kota ini terletak di bagian negara bagian yang sering disebut sebagai “Negeri Hijau,” dan merupakan pusat budaya dan kesenian Oklahoma.

5. Pueblo Nations, New Mexico

Pueblo Nations, New Mexico, adalah situs bersejarah yang memang layak dikunjungi. Di Amerika Serikat Barat Daya , Pueblo ( huruf besar ) mengacu pada suku – suku Pribumi di Puebloans yang memiliki komunitas lokasi tetap dengan bangunan permanen. Penjelajah Spanyol di utara New Spain menggunakan istilah pueblo untuk merujuk pada kota-kota asli yang mereka temukan di wilayah tersebut, terutama di New Mexico dan sebagian Arizona , di bekas provinsi Nuevo México .

Istilah ini terus digunakan untuk menggambarkan komunitas yang bertempat di struktur apartemen yang dibangun dari batu, lumpur adobe , dan material lokal lainnya. Strukturnya biasanya adalah bangunan bertingkat yang mengelilingi alun-alun terbuka, dengan kamar yang hanya dapat diakses melalui tangga yang dinaikkan / diturunkan oleh penghuninya, sehingga melindungi mereka dari pembobolan dan tamu yang tidak diinginkan.

6. Gyeongju, Korea Selatan

Gyeongju memiliki perpaduan alam, budaya, dan hiburan yang seimbang. Selain Gyeongju World Amusement Park, masih dikawasan sekitarnya terdapat pula museum K-Pop, gedung pertunjukan, pusat perbelanjaan, hingga kafe dan restoran yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki.

Trotoar yang tertata rapi serta beberapa ruang terbuka di kanan kiri jalan membuat kita dapat berjalan kaki dengan aman sekaligus beristirahat sejenak. Karena Gyeongju tergolong masih asri dan tidak sepadat Seoul, berjalan kaki di kota ini tersa menyenangkan untuk merasakan udara segar dan pemandangan alam yang indah.