Beberapa tahun yang lalu viral buku best seller, Si Anak Singkong, sebuah buku inspiratif tentang perjalanan hidup Chairul Tanjung, CEO CT Corp. Siapa yang nggak tahu Chairul Tanjung, Bos Besar Trans TV, Bank Mega, Transmart dan banyak perusahaan besar lain yang dimilikinya. Dari judul buku itu orang terinspirasi, bahwa si anak singkong bisa jadi orang sukses. Artinya, makan singkong bukanlah sesuatu yang tidak keren. Banyak orang dulunya susah bisa sukses karena tabah dalam menjalani kehidupan. Nggak selalu mereka yang sejak kecil nggak bisa makan enak, nggak akan sukses dikemudian hari. Namun bukan berarti singkong makanan yang nggak enak lho ya! Makan singkong itu sehat. Banyak artikel kesehatan yang membahas manfaat singkong. Namun kali ini kita akan bahas jenis-jenis kue lezat yang terbuat dari singkong.

Berikut adalah 11 macam kue tradisional yang terbuat dari singkong:

1. Getuk

Getuk Lindri . Foto. sajiansedap.grid.id

“Getuk asale soko telo.” Ini salah satu petikan lagu Getuk yang dinyanyikan Nur Afni Octavia, penyanyi di era tahun 80-an. Artinya getuk berasal dari ketela atau singkong. Getuk bisa dibilang kue singkong paling populer. Ada dua jenis getuk, yakni getuk saja dan getuk lindri. Getuk bertekstur garis-garis dan ditaburi parutan kelapa, sedangkan getuk lindri dicetak kecil-kecil, kayak mi, diberi pewarna dengan rasa yang berbeda-beda, dan nantinya terlihat seperti kue lapis mini. Getuk rasanya manis gurih, sering dijajakan di pasar-pasar tradisional atau toko oleh-oleh khas daerah Jawa.

2. Sawut

Sawut. foto. cookpad.com

Masih dari daerah Jawa, ada jenis kue dari singkong yang diparut kasar bernama Sawut. Kalau didengar-dengar, kata sawut seperti semrawut, artinya berantakan. Secara fisik, jajanan ini memang disajikan asal-asalan dan seadanya. Rasanya manis-manis gurih berkat parutan kelapa di atasnya. Kalau manisnya berasal dari gula jawa yang dicampurkan ke dalam singkong parut. Biasanya porsinya juga lumayan dalam satu bungkus daun pisang, sekali makan bisa langsung kenyang.

3. Lemet

Lemet singkong. Foto. cookpad.com

Lemet biasanya dimakan sore hari untuk teman ngeteh atau ngopi. Singkong diparut lembut, diberi gula Jawa atau aren, dibungkus daun pisang dan dikukus. Lemet singkong berasa manis-gurih dengan tekstur kenyal dan agak lengket.

4. Combro

Combro. Foto. dapurkobe.co.id

Banyak yang suka kue ini. Siapa yang nggak pernah dengar namanya? Combro, jajanan pasar dari parutan singkong ini sangat populer, bahkan di zaman sekarang. Paruta halus singkong yang isinya oncom pedes yang gurih. Bentuknya oval lonjong. Digoreng sampai warna coklat, disajikan dengan cabe rawit. Combro berasal dari bahasa Sunda, “oncom di jero” (oncom di dalam).

5. Misro

Misro. cookpad.com

 Mirip seperti combro. Parutan halus singkong dibentuk bulat, diisi gula merah. Rasanya manis-manis gurih. Misro dari bahasa Sunda, “amis di jero” (manis di dalam).

6. Tiwul

Tiwul. Foto. tribunewswiki.com

Saat zaman penjajahan Jepang, tiwul merupakan makanan pokok pengganti nasi. Bentuknya pun seperti nasi dan ditaburi parutan kelapa, sehingga rasanya gurih agak manis. Tiwul terbuat dari singkong kering atau gaplek yang kemudian dikukus. Makanan ini pun sudah tersebar di sebagian besar Pulau Jawa dengan versi daerah masing-masing. Kalau di daerah Kebumen, Banyumas, dan Cilacap tiwul disebut dengan oyek.

7. Lapis Singkong

Lapis Singkong. Foto. pinterest

Ada yang bilang namanya Sentiling Singkong (Jawa Tengah), Sunduk Urut (Sidoarjo), sampai Ongol-Ongol Singkong (Jawa Barat). Barangnya sama, hanya nama yang tak sama. Yang jelas, bentuk makanan dari julukan-julukan tersebut sama saja yakni lapis singkong. Seperti halnya kue lapis yang terbuat dari tepung beras atau aci, lapis singkong punya banyak warna dan lapisan. Hanya saja, lapis yang ini terbuat dari singkong parut, gula jawa, garam, kelapa, dan agar-agar. Lapis singkong memiliki rasa gurih-manis dengan tekstur kenyal. Saat disajikan, biasanya dengan taburan kelapa parut atau bisa dengan sirup gula merah.

8. Klepon Singkong

Klepon Singkong. Foto. cookpad.com

Nama yang satu ini juga lumayan populer. Biasanya, klepon terbuat dari tepung beras ketan. Akan tetapi, jajan pasar yang satu ini ternyata juga sudah dimodifikasi dengan menggunakan singkong sebagai bahan dasarnya. Parutan lembut singkong  akan dicampur dengan pasta pandan, dibentuk bulat. Selanjutnya, isi adonan dengan gula merah agar rasanya lebih manis. Lalu bulatn-bulatan itu di rebus. Setelah mengapung di atas air, ditiriskan. Baru taburi dengan parutan kelapa yang agak muda. Klepon singkong memiliki tekstur yang agak padat dibanding klepon dari tepung beras ketan. Dan klepon singkong lebih cepat mengenyangkan selain menyehatkan.

9. Kue Cenil

Kue Cenil. Foto. cookpad.com

Namanya identik dengan genit. Ya, mungkin karena warnanya yang menarik. Merah muda dan putih. Sebenarnya kue cenil hampir sama dengan klepon, kue cenil juga memiliki tekstur yang sedikit kenyal dan lengket. Cara menyajikannya dengan parutan kelapa dan sirup gula merah.

10. Kue Talam

Kue talam. Foto. inews.id

Kue Talam sangat familiar sebagai salah satu jajanan pasar dari singkong. Kue ini biasanya banyak dijual saat bulan puasa. Talam memang sangat cocok untuk menjadi takjil pada saat berbuka puasa. Kue talam dibuat dari parutan singkong yang dicampur dengan santan, gula pasir, tepung kanji, dan tepung beras. Sementara itu, untuk lapisan atas kue talam dibuat dari adonan tepung beras, tepung kanji, santan, air pandan, dan sedikit garam. Kue ini banyak dijumpai di pasar tradisional maupun toko-toko kue basah.

11. Jongkong Singkong

Jongkong singkong. cookpad.com

Jongkong juga digemari oleh banyak orang. Jongkong singkong biasanya banyak ditemukan di penjual kue-kue tradisional, baik di pasar maupun toko kue basah. Tekstur dari jongkong memang sedikit lengket dan pada bagian tengahnya berisi gula merah. Biasanya jongkong dijual dalam keadaan masih dibungkus dengan daun pisang atau dipotong kecil-kecil. Setelah dipotong baru ditaburi kelapa.

Author : Damay